CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.018,33   10,53   1.04%
  • EMAS995.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

IHSG Diramal Melemah, Intip Rekomendasi Saham Phillip Sekuritas untuk Kamis (30/6)


Kamis, 30 Juni 2022 / 09:33 WIB
IHSG Diramal Melemah, Intip Rekomendasi Saham Phillip Sekuritas untuk Kamis (30/6)
ILUSTRASI. Seorang pria melintasi layar digital pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi 0,8% ke level 6.942 pada perdagangan Rabu (29/6).

Sementara itu, indeks saham di Asia pagi ini Kamis (30/6) dibuka turun setelah indeks saham utama di Wall Street semalam berakhir variative (mixed) dengan S&P 500 dan NASDAQ mencatatkan penurunan selama tiga hari beruntun. Dengan tinggal satu hari lagi di kuartal 2 2022, DJIA dan S&P 500 bersiap mencatatkan kinerja kuartalan terburuk sejak kuartal pertama 2020 ketika pandemik Covid-19 pertama kali pecah.

"Volatilitas pasar meningkat seiring dengan semakin kuatnya sinyal bahwa ekonomi Amerika Serikat (AS) dapat memasuki masa resesi di bawah tekanan tingkat inflasi yang masih tinggi dan kenaikan suku bunga yang tajam," papar Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia, Kamis (30/6).

Gubernur bank sentral AS (Federal Reserve) Jerome Powell mengatakan, dalam sebuah konferensi yang di selenggarakan oleh bank sentral Eropa (ECB) bahwa terdapat risiko Federal Reserve mungkin memperlambat ekonomi lebih dari yang diperlukan untuk mengendalikan inflasi.

Baca Juga: IHSG Rawan Koreksi, Intip Rekomendasi Saham dari Sejumlah Analis untuk Kamis (30/6)

Investor mengartikan hal ini sebagai pengakuan oleh Federal Reserve bahwa gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) mungkin adalah harga yang harus di bayar dalam memerangi inflasi.

Powell juga mengatakan secara keseluruhan ekonomi AS berada di posisi yang baik untuk menghadapi kebijakan moneter yang lebih ketat.

Sementara itu, data memperlihatkan ekonomi AS mengalami kontraksi di kuartal pertama 2022 sedikit lebih dalam dari yang sebelumnya diperkirakan seiring denga melebarnya defisit neraca perdagangan dan tertekannya belanja untuk Jasa (Services) seperti rekreasi akibat meningkatnya kembali penularan virus Covid-19.

Kondisi perdagangan internasional yang semakin buruk terus menggerus pertumbuhan PDB. Ekspor turun 4,8% QoQ (+4,4% yoy) pada saat impor membengkak 18.9% QoQ (+12,0% yoy).

Belanja Konsumen tumbuh 1,6% QoQ, di revisi ke bawah dari estimasi pertumbuhan sebelumnya 3,1% Q/Q.

Investor memburu aset berisiko rendah seperti surat utang Pemerintah AS sehingga mendorong imbal hasil (yield) turun. Yield surat utang Pemerintah AS bertenor 10 tahun turun tajam menjadi 3,10% dari 3,20%.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah turun sehingga menghentikan reli selama 3 haru beruntun karena kenaikan persediaan BBM di AS serta ketakutan mengenai perlambatan ekomomi global berhasil membayangi kekhawatiran mengenai ketatnya pasokan minyak global.

Dari Asia, investor mencerna rilis perhitungan awal (preliminary) data Industrial Production Jepang yang turun 7,2% month on month di bulan Mei, lebih buruk dari estimasi penurunan 0,3% dan menyusul penurunan 1,5% month on month pada bulan sebelumnya.

Baca Juga: Yuk Intip Rekomendasi Saham Hari Ini (30/6), IHSG Berpeluang Koreksi Lagi

Untuk hari ini, investor menantikan rilis data resmi Manufacturing PMI China untuk bulan Juni. Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia memprediksi IHSG akan bergerak melemah dengan support 6.894 dan resistance 7.031 pada Kamis (30/6).

Secara teknikal, beberapa saham yang bisa dicermati untuk Kamis (30/6), meliputi:

1. MIKA

Short Term Trend: Bullish
Medium Term Trend: Bullish
Entry Harga: Rp 2.680
Target Harga 1: Rp 2.780
Target Harga 2: Rp 2.840
Stop Loss: Rp 2.580

2. ESTA

Short Term Trend: Bullish
Medium Term Trend: Bullish
Entry Harga: Rp 348
Target Harga 1: Rp 400
Target Harga 2: Rp 430
Stop Loss: Rp 296

3. ENAK

Short Term Trend: Bullish
Medium Term Trend: Bullish
Entry Harga: Rp 1.590
Target Harga 1: Rp 1.675
Target Harga 2: Rp 1.735
Stop Loss: Rp 1.505

3. TBLA

Short Term Trend: Bearish
Medium Term Trend: Bearish
Entry Harga: Rp 800
Target Harga 1: Rp 830
Target Harga 2: Rp 845
Stop Loss: Rp 770

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Data Analysis with Excel Pivot Table Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×