kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

IHSG diproyeksi rawan bearish


Senin, 09 Oktober 2017 / 18:43 WIB
IHSG diproyeksi rawan bearish


Reporter: Chindy Puri | Editor: Dupla Kartini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perdagangan saham pada awal pekan ini ditutup menguat 9,56 poin atau 0,16% ke level 5.914,93. Investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (net sell) sebanyak Rp 266,71 miliar.

Sektor perdagangan berkontribusi sebesar 0,81% dan sektor konsumer 0,69%. Adapun saham sektor perdagangan, yakni PT Rimau Multi Putra Pratama Tbk (CMPP) melejit 24,7% dan PT Ancora Indonesia Resource (OKAS) menguat 24,41%.

Saham sektor konsumer, PT Kino Indonesia Tbk (KINO) naik 6,25%, diikuti PT Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) yang menguat 6,22%.

Sementara, sektor pertanian minus 0,72% dan infrastruktur melemah 0,43%.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, meski naik tipis, indeks diwarnai katalis negatif yang dipicu data indeks kinerja sektor jasa China yang turun di bawah ekspektasi pasar. Selain itu, rilis data penjualan ritel di Indonesia juga di bawah ekspektasi. Kenaikan pertumbuhan produk industri di Jerman dan indeks tingkat keyakinan investor di Eropa belum signifikan mendorong optimisme investor.

Lanjar memprediksi, besok, pergerakan IHSG berasal dari data pinjaman baru di China dan komposisi neraca perdagangan Jerman. Prediksinya, indeks cenderung bearish di level support 5.860 dan resistance 5.922.

“Momentum bearish IHSG masih terlihat kuat di mana indikator stochastic bergerak tertekan menuju level jenuh jual,” proyeksi Lanjar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×