kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

IHSG Diproyeksi Kembali Menguat Pada Senin (30/5)


Jumat, 27 Mei 2022 / 18:47 WIB
IHSG Diproyeksi Kembali Menguat Pada Senin (30/5)
ILUSTRASI. Karyawan melintas dengan latar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat hingga 142,75 poin atau 2,07% ke level 7.026,25 pada akhir perdagangan Jumat (27/5). Dalam sepekan ini, IHSG juga tercatat menguat 2,97%. 

Equity Analyst Kanaka Hita Solvera William Wibowo menilai, pergerakan IHSG tak lepas dari sentimen seputar harga komoditas serta terkendalinya kasus Covid-19 setelah pelonggaran PPKM. 

"Peningkatan performa banyak emiten di pasar saham, pergerakan harga komoditas dunia, kasus covid yang semakin terkendali menjadi pendorong naiknya IHSG," ungkapnya kepada Kontan.co.id, Jumat (27/5).

Baca Juga: IHSG Melonjak 2,07% ke 7.026 di Akhir Perdagangan Jumat (27/5), Asing Beli Saham Bank

Selain itu, penetapan suku bunga BI yang stabil juga mempengaruhi pergerakan IHSG, selain itu adanya technical rebound setelah IHSG turun secara agresif. 

Investor asing juga mencetak beli bersih Rp 1,37 triliun pada Jumat (27/5). William melihat, untuk jangka waktu ke depan ada peluang kelanjutan aliran dana asing yang masuk ke pasar modal Indonesia, mengingat iklim investasi di Indonesia semakin sehat. Menurutnya, hal ini berpotensi akan berkontribusi cukup besar ke pergerakan IHSG. 

Ia menambahkan, ada peluang IHSG akan kembali menguat menguji resistance 7.100-7.150 pada Senin (30/5). Walau demikian, ia bilang tetap ada potensi koreksi lanjutan.  

"Faktor penggeraknya bisa datang dari aliran dana dari investor asing, pergerakan harga komoditas dan perkembangan situasi geopolitik Rusia-Ukraina," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×