kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

IHSG Diproyeksi Kembali Menguat Pada Senin (30/5)


Jumat, 27 Mei 2022 / 18:47 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas dengan latar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat hingga 142,75 poin atau 2,07% ke level 7.026,25 pada akhir perdagangan Jumat (27/5). Dalam sepekan ini, IHSG juga tercatat menguat 2,97%. 

Equity Analyst Kanaka Hita Solvera William Wibowo menilai, pergerakan IHSG tak lepas dari sentimen seputar harga komoditas serta terkendalinya kasus Covid-19 setelah pelonggaran PPKM. 

"Peningkatan performa banyak emiten di pasar saham, pergerakan harga komoditas dunia, kasus covid yang semakin terkendali menjadi pendorong naiknya IHSG," ungkapnya kepada Kontan.co.id, Jumat (27/5).

Baca Juga: IHSG Melonjak 2,07% ke 7.026 di Akhir Perdagangan Jumat (27/5), Asing Beli Saham Bank

Selain itu, penetapan suku bunga BI yang stabil juga mempengaruhi pergerakan IHSG, selain itu adanya technical rebound setelah IHSG turun secara agresif. 

Investor asing juga mencetak beli bersih Rp 1,37 triliun pada Jumat (27/5). William melihat, untuk jangka waktu ke depan ada peluang kelanjutan aliran dana asing yang masuk ke pasar modal Indonesia, mengingat iklim investasi di Indonesia semakin sehat. Menurutnya, hal ini berpotensi akan berkontribusi cukup besar ke pergerakan IHSG. 

Ia menambahkan, ada peluang IHSG akan kembali menguat menguji resistance 7.100-7.150 pada Senin (30/5). Walau demikian, ia bilang tetap ada potensi koreksi lanjutan.  

"Faktor penggeraknya bisa datang dari aliran dana dari investor asing, pergerakan harga komoditas dan perkembangan situasi geopolitik Rusia-Ukraina," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×