kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

IHSG Diproyeksi Bisa Tembus ke 10.000, Ini 5 Sektor Pilihan JP Morgan di 2026


Rabu, 03 Desember 2025 / 17:18 WIB
IHSG Diproyeksi Bisa Tembus ke 10.000, Ini 5 Sektor Pilihan JP Morgan di 2026
ILUSTRASI. J.P. Morgan Sekuritas memaparkan prospek IHSG di tahun 2025-2026 yang optimistis dengan target terdekat di 9.100.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. JP Morgan Sekuritas memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa mencapai level 9.100 pada skenario dasarnya. Sementara, pada skenario bullish, IHSG diproyeksikan melaju ke 10.000. 

Head of Indonesia Research & Strategy JP Morgan Sekuritas Henry Wibowo memproyeksikan, setelah tahun transisi politik pada 2025, pasar saham Indonesia akan memiliki prospek yang lebih cerah. 

Secara sentimen, dia menilai ada potensi peningkatan belanja pemerintah, baik dari anggaran fiskal maupun Danantara yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan konsumsi domestik. 

“Tren pelonggaran moneter diperkirakan berlanjut, dengan estimasi tambahan pemangkasan suku bunga Bank Indonesia sebesar 50 bps tahun depan serta prospek likuiditas sistem yang membaik,” tulis Henry dalam riset yang dirilis, Rabu (3/12/2025). 

Baca Juga: IHSG Terkoreksi 0,06% ke 8.611 pada Rabu (3/12), DSSA, MBMA, AMMN Top Losers LQ45

Henry memproyeksi pergerakan pasar saham juga akan didorong oleh partisipasi investor ritel yang masih tinggi pada semester I-2026, dengan potensi moderasi pada paruh kedua di tahun depan. 

“Aliran dana saham dari investor institusi akan membaik do 2026, dengan pendorong baru yang berpotensi datang dari mandat investasi di Danantara, ditambah meningkatnya alokasi aset ekuitas dari BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya. 

Namun Henry mencermati risiko utama bagi IHSG datang dari sisi negatif adalah volatilitas rupiah, yang dapat menekan kepercayaan bisnis ayau konsumen dan memicu arus keluar jika depresiasi berlanjut. 

Lebih lanjut, JP Morgan masih mengunggulkan sektor industri, bahan baku, consumer staples, consumer discretionary dan properti untuk 2026. Di mana, JP Morgan memberikan peringkat overweight kepada lima sektor itu. 

Selanjutnya: Promo Alfamart Kebutuhan Dapur 1-15 Desember 2025, Sajiku Bumbu Beli 3 Gratis 1

Menarik Dibaca: Promo Alfamart Kebutuhan Dapur 1-15 Desember 2025, Sajiku Bumbu Beli 3 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×