kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

IHSG dibayang-bayangi profit taking


Selasa, 27 Oktober 2015 / 08:04 WIB


Reporter: Widiyanto Purnomo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi naik pada hari ini. Namun, penguatannya akan dibayangi oleh aksi ambil untung. Senin (26/10), IHSG ditutup menguat 0,83% menjadi 4.691,71.

Achmad Yaki Yamani, Analis Sucorinvest Central Gani mengatakan penguatan indeks kemarin didukung oleh beberapa sentimen positif. Pertama, langkah People’s Bank Of China (PBoC) memangkas suku bunga 25 basis poin menjadi 4,35%.

Kedua, pemangkasan suku bunga bank BUMN.Ketiga, revaluasi aset korporasi. Net sell asing kemarin tercatat Rp 5,8 triliun.

Parningotan Julio, Kepala Riset Millenium Danatama Sekuritas memaparkan net sell asing terjadi di pasar non-reguler. Ia menduga, ini terkait righst issue HMSP. Sedangkan di pasar reguler, kemarin asing masih net buy sebesar Rp 544,52 miliar.

Fadli, Analis Net Sekuritas, menilai penguatan indeks terpengaruh oleh menguatnya indeks Dow Jones sebesar 1%. Selain itu, indeks regional Asia terutama China juga menguat akibat pemotongan bunga PBoC.

Fadli memprediksi, Selasa, (27/10), IHSG masih berpeluang naik dalam rentang 4.645–4.735. Namun, ada kemungkinan profit taking. Yaki memprediksi, IHSG naik di 4.650–4.710

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×