kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.697   111,00   0,63%
  • IDX 6.470   -252,97   -3,76%
  • KOMPAS100 859   -34,67   -3,88%
  • LQ45 638   -20,11   -3,06%
  • ISSI 234   -8,67   -3,57%
  • IDX30 362   -9,19   -2,48%
  • IDXHIDIV20 447   -8,29   -1,82%
  • IDX80 98   -3,68   -3,61%
  • IDXV30 127   -2,61   -2,01%
  • IDXQ30 117   -2,43   -2,04%

IHSG dibayang-bayangi profit taking


Selasa, 27 Oktober 2015 / 08:04 WIB


Reporter: Widiyanto Purnomo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi naik pada hari ini. Namun, penguatannya akan dibayangi oleh aksi ambil untung. Senin (26/10), IHSG ditutup menguat 0,83% menjadi 4.691,71.

Achmad Yaki Yamani, Analis Sucorinvest Central Gani mengatakan penguatan indeks kemarin didukung oleh beberapa sentimen positif. Pertama, langkah People’s Bank Of China (PBoC) memangkas suku bunga 25 basis poin menjadi 4,35%.

Kedua, pemangkasan suku bunga bank BUMN.Ketiga, revaluasi aset korporasi. Net sell asing kemarin tercatat Rp 5,8 triliun.

Parningotan Julio, Kepala Riset Millenium Danatama Sekuritas memaparkan net sell asing terjadi di pasar non-reguler. Ia menduga, ini terkait righst issue HMSP. Sedangkan di pasar reguler, kemarin asing masih net buy sebesar Rp 544,52 miliar.

Fadli, Analis Net Sekuritas, menilai penguatan indeks terpengaruh oleh menguatnya indeks Dow Jones sebesar 1%. Selain itu, indeks regional Asia terutama China juga menguat akibat pemotongan bunga PBoC.

Fadli memprediksi, Selasa, (27/10), IHSG masih berpeluang naik dalam rentang 4.645–4.735. Namun, ada kemungkinan profit taking. Yaki memprediksi, IHSG naik di 4.650–4.710

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×