kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

IHSG dibawah bayang-bayang aksi profit taking


Kamis, 13 Desember 2012 / 08:27 WIB
ILUSTRASI. Bank Rakyat Indonesia (BRI). (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Edy Can


JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menguat selama empat hari terakhir ini. Analis memprediksikan ada potensi profit taking setelah Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup negatif pada perdagangan tadi malam.

Analis PT Infovesta Utama Praska Putrantyo memprediksikan,  indeks akan bergerak konsolidasi dengan potensi turun di kisaran 4.319-4.348. Adapun saham-saham yang masih bisa dicermati TINS, INCO, PTBA, UNTR, AALI, LSIP, dan BJBR.

Berbeda dengan Praska, pengamat Pasar Modal Alexander Aditya masih optimistis IHSG  memiliki peluang untuk melanjutkan reli pada kisaran 4.312-4.352. "Dari dalam negeri, sentimen window dressing juga masih memeriahkan pergerakan IHSG," katanya kepada KONTAN, Kamis (13/12).

Menurut Aditya, saham-saham yang menarik untuk dicermati berdasarkan metode demand & supply zone antara lain ASRI, SMRA, CPIN, AKRA, MAPI, BBRI, UNVR.
                
Bursa Amerika Serikat ditutup mixed setelah Gubernur The Fed Ben S. Bernanke mengatakan, kebijakan kelonggaran moneter dari bank sentral tersebut tidak akan cukup untuk mengimbangi dampak buruk dari fiscal cliff. Padahal, sebelum penutupan pasar, indeks Wall Street sempat menguat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×