kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

IHSG bisa tertekan, simak rekomendasi Binaartha Sekuritas untuk hari ini


Selasa, 21 Januari 2020 / 07:26 WIB
IHSG bisa tertekan, simak rekomendasi Binaartha Sekuritas untuk hari ini
ILUSTRASI. Investor melintas di depan papan pergerakkan saham emiten di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Kamis (28/11). Penurunan IHSG kemarin diikuti oleh penjualan bersih asing Rp 668,71 miliar.

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,74% ke level 6.245,04 pada Senin (20/1). Penurunan IHSG diikuti oleh penjualan bersih asing Rp 668,71 miliar.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak ke bawah di area netral. "Di sisi lain, terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke support terdekat," kata Nafan dalam riset harian.

Support pertama dan kedua berada pada 6.239 hingga 6.218,13. Sementara itu, resistance pertama dan kedua berada pada 6.304,05 hingga 6.336,92.

Baca Juga: IHSG turun 0,87% sejak awal tahun, ini 10 saham yang paling banyak dibeli asing
 
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI):

Pergerakan harga saham telah menyentuh garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. 
Rekomendasi: Akumulasi beli pada area 7.350–7.550
Target harga di level 7.650, 8.075, 8.250 dan 8.625. 
Support: 7.350 & 7.000.

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA):

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 
Rekomendasi: Akumulasi beli pada area 930–940 
Target harga secara bertahap di level 950, 995 dan 1.125. 
Support: 920.

Baca Juga: Masih minim sentimen positif, simak proyeksi IHSG untuk besok

PT Ciputra Development Tbk (CTRA): 

Pergerakan harga saham telah menyentuh garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. 
Rekomendasi: Akumulasi beli pada area level Rp .1020–Rp 1.030 
Target harga secara bertahap di level 1.065, 1.125, 1.260 dan 1.395. 
Support: 990 & 960.

PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL): 

Pergerakan harga saham telah menyentuh garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. 
Rekomendasi: Akumulasi beli pada area level 260–264, 
Target harga secara bertahap di level 274 dan 286. 
Support: 254 & 244.

Baca Juga: Volume transaksi saham awal 2020 turun 40,28%, ini penyebabnya menurut analis

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM): 

Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. 
Rekomendasi: Akumulasi beli pada area 3.800–3.820
Target harga secara bertahap di level 3.890, 4.210 dan 4.530. 
Support: 3.750 & 3.650.

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA): 

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.
Rekomendasi: Akumulasi beli pada area 2.000–2.020
Target harga secara bertahap di level 2.050 dan 2.375. 
Support: 1.980.




TERBARU

Close [X]
×