kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

IHSG berpotensi menguat, berikut rekomendasi saham untuk perdagangan Senin (7/12)


Minggu, 06 Desember 2020 / 19:47 WIB
IHSG berpotensi menguat, berikut rekomendasi saham untuk perdagangan Senin (7/12)
ILUSTRASI. Karyawan memotret layar pergerakan perdagangan saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Herlina Kartika Dewi

5. PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Nafan merekomendasikan akumulasi beli pada area Rp 1.700 –Rp 1.770, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.805, Rp1.990 dan Rp 2.170. Support: Rp 1.665 & Rp 1.625. 

6. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. 

Ia merekomendasikan akumulasi beli pada area level Rp 6.925 –Rp 7.025, dengan target harga secara bertahap di level Rp 7.400, Rp 7.600 dan Rp 8.375. Support: Rp 6.800 & Rp 6.460. 

7. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Nafan memberikan rekomendasi akumulasi beli pada area level Rp 1.165 – Rp 1.205, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.235, Rp 1.280 dan Rp 1.330. Support: Rp 1.140 & Rp 1.085. 

8. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)

Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. 

Ia menyarankan akumulasi beli pada area Rp 3.210–Rp 3.250, dengan target harga secara bertahap di level Rp 3.330, Rp 3.540, Rp 4.040 dan Rp 4.540. Support: Rp 3.160 & Rp 3.040. 

Selanjutnya: BEI terbitkan aturan perdagangan saham, berlaku saat kondisi normal di luar pandemi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×