kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.685   41,57   0,74%
  • KOMPAS100 735   6,79   0,93%
  • LQ45 558   4,69   0,85%
  • ISSI 198   1,15   0,59%
  • IDX30 316   1,97   0,63%
  • IDXHIDIV20 389   -0,08   -0,02%
  • IDX80 84   0,76   0,91%
  • IDXV30 106   -0,43   -0,40%
  • IDXQ30 102   0,26   0,25%

IHSG berpotensi menghijau, simak rekomendasi saham untuk perdagangan Jumat (18/9)


Kamis, 17 September 2020 / 20:35 WIB
ILUSTRASI. Jurnalis berada di depan layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 20,08 poin atau 0,4% ke level 5.038,40 pada perdagangan Kamis (17/9). Untuk perdagangan besok, sejumlah analis menilai IHSG akan berbalik arah dan menguat. 

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardiastama memproyeksikan, ada potensi IHSG bergerak menguat dengan kisaran perdagangan 5.010 - 5.121 pada perdagangan besok.

Meski demikian, pasar sedang minim sentimen penggerak dari dalam negeri saat ini. Namun, komitmen Bank Indonesia (BI) untuk menjaga stabilitas pasar keuangan dapat menjadi fokus pelaku pasar ke depan, terlebih saat ini nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sudah mendekati level Rp 15.000 per dolar AS.

“Selain itu  aksi jual dari investor asing dalam satu pekan terakhir perlu menjadi perhatian juga. Hal ini seiringan dengan meningkatnya risiko yang tercermin pada credit default swap (CDS) dalam satu bulan terakhir,” ujar Okie kepada Kontan.co.id, Kamis (17/9). 

Baca Juga: IHSG diprediksi menguat terbatas pada Jumat (18/9), terdorong sentimen positif global

Mengutip data RTI, dalam sepekan dana asing yang menguap dari pasar saham tanah air mencapai Rp 5,10 triliun di seluruh pasar.

Sementara itu, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, pergerakan IHSG terlihat sedang menguji support level terdekat. Di sisi lain, gelombang tekanan terlihat belum akan berakhir.

Namun, mengingat masih stabilnya kondisi perekonomian Indonesia maka peluang kenaikan jangka pendek masih terbuka lebar. Fluktuasi nilai tukar rupiah serta masih tercatatnya capital outflow sejak awal tahun atau secara year to date (ytd) akan turut memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang.

Sejak awal tahun, dana asing masih terpantau keluar dari pasar saham. Di semua pasar, jumlahnya sebesar Rp 38,71 triliun, sementara di pasar regular jumlahnya mencapai Rp 55,25 triliun.

Proyeksi William, IHSG akan bergerak di rentang 4.913 – 5.168 pada perdagangan besok. 

Adapun saham-saham pilihan William untuk besok antara lain PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), dan PT Astra International Tbk (ASII).

Selain itu, saham PT PP London Sumatra Indonesia (LSIP), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), hingga PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) juga bisa menjadi rekomendasi perdagangan besok.

Selanjutnya: Bank Indonesia: Nilai Tukar Rupiah Ke Depan Berpotensi Menguat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×