kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.047   55,00   0,32%
  • IDX 6.971   -55,78   -0,79%
  • KOMPAS100 962   -8,99   -0,93%
  • LQ45 705   -9,96   -1,39%
  • ISSI 250   -1,18   -0,47%
  • IDX30 387   -2,03   -0,52%
  • IDXHIDIV20 481   -2,12   -0,44%
  • IDX80 108   -1,28   -1,17%
  • IDXV30 132   -0,80   -0,60%
  • IDXQ30 126   -0,93   -0,73%

IHSG berpotensi melaju hari ini


Selasa, 29 November 2016 / 06:49 WIB


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melorot. Senin (28/11), IHSG turun 0,15% ke level 5.114,57. Aksi jual bersih investor asing yang mencapai Rp 829,80 miliar turut membebani pergerakan IHSG.

Menurut analis Danareksa Lucky Bayu, IHSG turun terbawa arus sentimen bursa saham Asia. "Tokyo dibuka merosot pada Senin, dengan sentimen investor yang negatif akibat kenaikan nilai tukar yen dan turunnya harga minyak," kata Lucky.

Harga minyak mentah melemah menyusul pernyataan Arab Saudi yang menyarankan OPEC tidak perlu membatasi produksi.

Hari ini (29/11), Lucky menganalisa indeks akan menguat dengan target 5.125-5.170. Kemarin IHSG menguji support 5.100. "Sebenarnya, angka terendah indeks ada di 5.043 tapi kenyataannya indeks tidak mencapai ini, artinya pasar masih menilai indeks belum memiliki potensi pelemahan lebih lanjut," kata Lucky.

Analis BCA Securities Achmad Yaki mengatakan, indeks tertekan penurunan harga minyak dan batubara serta pelemahan nilai tukar rupiah yang masih bertengger di kisaran Rp 13.500.

"Pelaku pasar masih menanti data ekonomi yang akan dirilis," kata dia. Achmad memperkirakan, IHSG berpotensi menguat di 5.096-5.192.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×