kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

IHSG Berpeluang Menguat Terbatas Pekan Ini, Cermati Saham-Saham Berikut Ini


Senin, 13 April 2026 / 18:24 WIB
IHSG Berpeluang Menguat Terbatas Pekan Ini, Cermati Saham-Saham Berikut Ini
ILUSTRASI. Analis mengungkapkan, dalam sepekan ini, potensi penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terbuka. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada awal pekan ini. Pada penutupan perdagangan Senin (13/4/2026), IHSG naik 41,69 poin atau 0,56% ke level 7.500,18.

Jika ditarik lebih jauh, ada penutupan perdagangan Jumat (10/4/2026), IHSG tercatat melonjak 2,06% atau bertambah 150 poin ke level 7.458,49. Secara kumulatif, IHSG mencatat kenaikan 6,14% sepanjang sepekan terakhir. 

Sepekan ini, Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang mengungkapkan, potensi penguatan IHSG masih terbuka. 

Ini ditopang oleh mulai kembalinya aliran dana asing (inflow), setelah sebelumnya pasar sempat tertekan oleh sentimen risk-off global dan aksi jual investor asing.

Baca Juga: IHSG Berpotensi Lanjut Menguat Besok (14/4), Intip Pilihan Sahamnya

“Secara teknikal, IHSG masih berpeluang menguat terbatas dengan resistance di area 7.600 dan support di kisaran 7.300. Sehingga, pergerakan indeks cenderung konsolidasi di rentang tersebut,” ujar Alrich kepada Kontan, Senin (13/4/2026).

Di sisi lain, pasar juga akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang berpotensi menjadi sentimen tambahan bagi arah pergerakan pasar.

Untuk strategi, Alrich menyarankan investor menerapkan pendekatan selective buying atau tactical trading di tengah kondisi pasar saat ini. Ia menilai investor sebaiknya fokus pada saham-saham yang memiliki katalis positif dan likuiditas tinggi.

Baca Juga: Rupiah Melemah ke Rp 17.105 Usai Negosiasi AS–Iran Gagal, Ini Faktor Penekan Domestik

Dari sisi sektoral, saham perbankan besar masih menarik sebagai recovery play, seperti BBCA, BBRI, dan BMRI.

Selain itu, saham dengan karakter dividen juga dinilai prospektif menjelang musim pembagian dividen, antara lain TLKM, UNVR, dan BBRI. Saham-saham ini dinilai mampu menahan tekanan penurunan (downside) di tengah fluktuasi pasar.

Sementara itu, sektor energi dan komoditas masih menarik, namun lebih cocok untuk strategi jangka pendek atau trading.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×