kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45790,50   -3,71   -0.47%
  • EMAS995.000 -1,19%
  • RD.SAHAM 0.22%
  • RD.CAMPURAN 0.09%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.23%

IHSG bergantung data pertumbuhan ekonomi, simak saham-saham berikut ini


Rabu, 05 Agustus 2020 / 07:03 WIB
IHSG bergantung data pertumbuhan ekonomi, simak saham-saham berikut ini
ILUSTRASI. IHSG diprediksi melemah

Reporter: Kenia Intan | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi sulit untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini (5/8). Menurut Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper, sentimen utama pergerakan IHSG adalah data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 yang dirilis siang ini.

"Pergerakan akan dipengaruhi oleh rilis data GDP Indonesia yang diperkirakan akan mengalami kontraksi dan berpotensi lebih buruk dibandingkan ekspektasi," kata dia dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Selasa (5/8). 

Selain itu, pergerakan IHSG juga diperberat oleh kondisi perekonomian dalam negeri yang tidak dapat pulih dalam waktu singkat karena pandemi Covid-19. 

Baca Juga: Bersiaplah IHSG hari ini bisa terbang lagi, saham berikut bisa jadi pilihan

Nah, di tengah peluang IHSG yang kembali melemah, Dennies merekomendasikan sejumlah saham yang layak untuk diamati untuk hari ini, yakni: 

1. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Pergerakan saham MDKA candlestick membentuk bullish harami setelah mengalami koreksi mengindikasikan potensi penguatan. Namun diperkirakan akan terbatas menjelang rilis data GDP Indonesia. Analis menyarankan investor masuk di harga Rp 1.780 hingga Rp 1.830. Stop loss di Rp 1.750. Sementara target harga MDKA berada di Rp 1.900 hingga Rp 1.950. 

2. PT Surya Citra media Tbk (SCMA

Saham SCMA mengalami koreksi, namun masih tertahan di sekitar area support tren konsolidasi jangka pendek. Investor disarankan masuk SCMA di harga Rp 950 hingga Rp 975. Stop loss di Rp 1.200. Adapun target harga SCMA dipatok Rp 1.350 hingga Rp 1.400

3. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN)

Candlestick saham MNCN membentuk formasi three inside up dan stochastic melebar setelah membentuk goldencross. Berpotensi menguat namun diperkirakan akan terbatas menjelang rilis data GDP Indonesia. Analis menyarankan masuk saham SCMA di harga Rp 830 hingga Rp 850. Stop loss di Rp 820. Adapun target harganya berada di Rp 880 hingga Rp 900. 

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×