Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles lagi pada perdagangan Kamis (27/2). Hari ini, IHSG ditutup anjlok 120,73 poin atau 1,83% ke 6.485 ke 6.485,44 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sebanyak 196 saham naik, 413 saham turun dan 184 saham stagnan.
Analis Phillip Sekuritas Indonesia Joshua Marcius mengatakan, IHSG hari ini ini ditutup melemah di bawah angka psikologis 6.500.
Baca Juga: IHSG Ambles, Cek Rekomendasi MDKA, BBNI, dan ITMG untuk Jumat (28/2)
Ada tiga sektor yang paling menekan pergerakan IHSG, yaitu financial, basic material, dan energy.
“Sentimen yang mempengaruhi adalah rencana penerapan tarif dagang baru ke Uni Eropa (UE), Kanada, dan Meksiko,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (27/2).
IHSG pada Jumat (28/2) diperkirakan akan melanjutkan tren bearish, karena telah melewati level support kuat pada level kisaran 6.500, dengan candle marubozu bearish.
Proyeksi pergerakan IHSG pada Jumat (28/2) ada di rentang support 6.300 dan resistance 6.770.
“Sentimen yang dapat mempengaruhi adalah hasil estimate GDP Growth Rate and PCE United States (US),” ungkapnya.
Joshua pun menyarankan investor untuk mencermati sahamEMTK dan PTRO untuk perdagangan Jumat (28/2).
Baca Juga: IHSG Anjlok 1,83% ke 6.485 pada Kamis (27/2), MDKA, BRIS, BMRI Jadi Top Losers LQ45
Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat, pergerakan IHSG ini masih terkoreksi dan break dari area support di 6.500.
”Pelemahan nilai tukar rupiah dan aliran keluar dana asing dari perbankan masih membayangi pergerakan IHSG,” ungkapnya kepada Kontan, Kamis (27/2).
Untuk besok, IHSG berpeluang menguat dengan kecenderungan terbatas. Level pergerakannya ada di support 6.460 dan resistance 6.503.
“Pergerakan IHSG masih dibayangi oleh pergerakan nilai tukar rupiah dan outflow asing. Investor juga akan menanti data GDP AS,” tuturnya.
Herditya pun menyarankan investor untuk mencermati pergerakan saham AMRT dengan target harga Rp 2.330 - Rp 2.470 per saham, AADI Rp 7.425 - Rp 7.650 per saham, dan AKRA Rp 1.335 - Rp 1.350 per saham.
Selanjutnya: Sasar Nasabah Kaya, Danamon Hadirkan Kartu Kredit Danamon American Express Rose Gold
Menarik Dibaca: Finetiks & Bank Victoria Tawarkan Tabungan Digital dengan Imbal Hasil Hingga 6,25%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News