kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

IHSG ambles 4,26% dalam sepekan, ini deretan pemicunya


Jumat, 11 September 2020 / 17:20 WIB
ILUSTRASI. Karyawan mengamati layar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 2,56% hari ini ke level 5.016,712. ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi

Hal ini menjadi tekanan bagi IHSG dimana saham tersebut memiliki bobot yang cukup besar terhadap pergerakan indeks.  Mengutip RTI, jumlah net sell asing dalam sepekan cukup jumbo, yakni mencapai Rp 4,63 triliun di semua pasar.

Analis MNC Sekuritas Aqil Triyadi menilai, selain sentimen rencana pemberlakuan kembali PSBB di ibukota, pergerakan IHSG dalam pekan ini juga turut dipengaruhi oleh pergerakan harga komoditas minyak mentah yang turun signifikan.

Baca Juga: Saham-saham yang banyak dilego asing saat IHSG menguat, Jumat (11/9)

“Selain itu, rilis data penjualan ritel bulan Juli 2020 sedikit mempengaruhi pergerakan IHSG,” ujar Aqil, Jumat (11/9).

Bank Indonesia mencatat, penjualan ritel yang terefleksi dalam Indeks Penjualan Riil (IPR) pada Juli 2020 mengalami kontraksi- 12,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, IPR ini membaik dibandingkan bulan sebelumnya yang terkontraksi -17,1% secara year-on-year (YoY). 

Selanjutnya: Prospek emiten ritel seiring pemberlakuan kembali PSBB total

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×