kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Hingga Maret, Adhi Karya (ADHI) raih kontrak baru Rp 3 triliun, ini perinciannya


Jumat, 29 Maret 2019 / 21:26 WIB


Reporter: Krisantus de Rosari Binsasi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) meraih kontrak baru Rp 3 triliun hingga Maret 2019.

Direktur Keuangan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) Entus Asnawi M. mengungkapkan, dari total baru tersebut, sebesar Rp 2 triliun sudah ditetapkan. “Kurang lebih Rp 3 triliun, sudah penetapan sebesar Rp 2 triliun dan sisanya yang merupakan nilai terendah masih dalam masih proses tender,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (29/3).

Entus menambahkan, penetapan sebesar Rp 2 triliun tersebut diperoleh dari sejumlah proyek yang bakal digarap di tahun ini. “Antara lain proyek laboratorium, office dan jetty RDMP dan perolehan proyek dari anak perusahaan,” lanjut dia.

Sebagai perbandingan, pada bulan Februari kemarin total perolehan kontrak baru ADHI, anggota indeks Kompas100 ini, senilai Rp 1,18 triliun (di luar pajak). Perolehan kontrak tersebut didapatkan dari proyek pembangunan Oyama Plaza Apartemen. Total nilai kontrak dari pekerjaan itu senilai Rp 122,2 miliar.

Secara kontribusi per lini bisnis, konstruksi dan energi masih mendominasi sebesar 90% disusul properti sebesar 6,8%. Sisanya, berasa dari lini bisnis lainnya.

Dari sisi tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru terdiri atas proyek gedung 20,2% serta proyek infrastruktur lainnya sebesar 79,8%. Sementara itu, segmentasi sumber dana mayoritas berasal dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar 85,1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×