Reporter: Alya Fathinah, Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga akhir Maret 2026 lalu, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) mencatat, total dana kelolaan alias asset under management (AUM) sebesar Rp 124,3 triliun MAMI telah dipercaya oleh lebih dari 2,6 juta investor di Indonesia.
Di tengah kondisi pasar yang masih bergejolak, perusahaan tersebut tetap mengedepankan disiplin pengelolaan risiko untuk menjaga kinerja investasi.
CEO dan Presiden Direktur MAMI, Afifa mengatakan, di tengah volatilitas dan ketidakpastian perusahaan berfokus menjaga keseimbangan antara pengelolaan risiko dan penciptaan imbal hasil investasi.
"Kami mendampingi nasabah, mengoptimalkan keseimbangan risiko dan imbal hasil (risk-return) dari portofolio yang dipercayakan kepada kami di berbagai siklus pasar," ujar Afifa, belum lama ini.
Menurutnya, disiplin dalam pengelolaan portofolio dan penerapan manajemen risiko menjadi faktor utama untuk menjaga kinerja investasi di tengah fluktuasi pasar. MAMI juga terus berupaya menghasilkan alpha secara konsisten di seluruh portofolio yang dikelola.
Baca Juga: Solusi Sinergi (WIFI) Tebar Dividen Rp 10,6 Miliar, Potensi Yieldnya Cuma 0,12%
Berdasarkan data perusahaan, MAMI menguasai pangsa pasar sekitar 11,94% di antara sekitar 90 perusahaan manajer investasi di Indonesia. Adapun dana kelolaan reksa dana mencapai Rp63 triliun atau setara pangsa pasar 9,33%.
Selain memperkuat bisnis, MAMI tetap menjaga keberlanjutan lingkungan. Menandai 30 tahun di Indonesia, perusahaan ini menanam 1.000 pohon kayu di kawasan GIIC Deltamas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi
"Melalui program Investasi untuk Bumi, kami berharap, berkontribusi terhadap kelestarian bumi bagi generasi mendatang," kata Direktur dan Chief Investment Officer Fixed Income MAMI, Ezra Nazula, Senin (29/6).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














