kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 9.010   -124,37   -1,36%
  • KOMPAS100 1.238   -17,33   -1,38%
  • LQ45 871   -12,96   -1,47%
  • ISSI 330   -4,30   -1,29%
  • IDX30 446   -8,42   -1,86%
  • IDXHIDIV20 522   -16,69   -3,10%
  • IDX80 137   -2,04   -1,46%
  • IDXV30 144   -4,36   -2,93%
  • IDXQ30 142   -3,40   -2,34%

Hary Tanoe batal akuisisi ANTV


Senin, 02 September 2013 / 20:50 WIB
Hary Tanoe batal akuisisi ANTV
ILUSTRASI. Suasana ruang kontrol PT NET Mediatama Televisi (NET) di Jakarta, Kamis (8/10). KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memutuskan untuk membatalkan pembelian stasiun televisi ANTV dari VIVA Group.

Group CEO/Presdir MNCN Hary Tanoesoedibyo menjelaskan, pembatalan itu disebabkan oleh tidak dicapainya kesepakatan mengenai harga yang harus dibayar. "Kami dan VIVA Group memiliki perbedaan mengenai valuasi," jelasnya dalam keterbukaan informasi, Senin (2/9/2013).

Hary Tanoe menjelaskan, dalam kondisi seperti saat ini, pihaknya lebih memilih langkah yang konservatif dalam mengelola keuangan perusahaan.

"Untuk itu, kami memandang bahwa cara yang lebih baik untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham adalah dengan cara buyback, dan kami menunggu waktu yang tepat untuk melakukan akuisisi," lanjutnya.

Sebulan lalu, Hary Tanoe masih menyatakan bahwa rencana akuisisi MNC Group atas saham stasiun televisi PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV) masih terus bergulir.

Saat itu, dia memastikan, negosiasi yang dilakukan kedua belah pihak saat ini sudah sampai pada pembahasan besaran saham yang bakal dibeli MNC.

"Jadi, tidak benar jika kami tak jadi membeli ANTV. Kisaran sahamnya, 90 persen-100 persen," ujar Hary seusai pemaparan kinerja semester-I 2013 MNC Group, Kamis (1/8/2013). (Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×