kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Hari ini, kecil kemungkinan indeks ditutup di zona positif


Selasa, 22 Februari 2011 / 11:49 WIB
ILUSTRASI. Petugas teller menghitung uang di salah satu bank di Jakarta


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Menjelang penutupan sesi I, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memerah. Pada pukul 11.38, indeks tercatat melorot 1,14% menjadi 3.457,5. Tidak ada satu pun sektor yang hijau.

Kendati begitu, Vice President Valbury Asia Futures Nico Olmer mengatakan, pergerakan indeks saat ini masih lumayan ketimbang bursa acuan Asia lainnya yang melorot di atas 2%. "Penurunan indeks relatif kecil yang menandakan indeks Indonesia sudah mulai kuat," jelasnya.

Dia menambahkan, saat ini investor sudah mulai memborong sejumlah saham yang menjanjikan. "Ini juga terkait dengan ekspektasi positif akan perekonomian Indonesia di 2011," imbuhnya.

Bicara mengenai sektor, Nico merekomendasikan sektor komoditas dan consumer goods. "Dua sektor ini masih sangat menjanjikan karena harga komoditas yang naik serta angka Produk Domestik Indonesia (PDB) yang cukup tinggi," paparnya.

Kendati begitu, hari ini, Nico memprediksi indeks tak akan cukup mampu menembus zona hijau hingga penutupan. Adapun prediksi kisaran indeks berada di level 3.400 hingga 3.530.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×