CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Harga turun 51% sejak IPO dua pekan lalu, saham Bhakti Agung (BAPI) masuk UMA


Sabtu, 28 September 2019 / 17:51 WIB
Harga turun 51% sejak IPO dua pekan lalu, saham Bhakti Agung (BAPI) masuk UMA
ILUSTRASI. Pencatatan perdana saham Bhakti Agung Propertindo di BEI

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan adanya aktivitas di luar kewajaran atau unusual market activity (UMA) atas saham PT Bhakti Agung Propertindo Tbk (BAPI). BEI mengungkapkan bahwa telah terjadi penurunan harga dan peningkatan aktivitas saham BAPI yang di luar kebiasaan.

"Sehubungan dengan terjadinya unusual market activity atas saham BAPI, perlu kami sampaikan bahwa BEI sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,"  ungkap Lidia M. Panjaitan, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dan Mulyana, PH Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI dalam pengumuman bursa, Jumat (27/9).

Informasi terakhir mengenai BAPI adalah informasi pada tanggal 13 September 2019 terkait pencatatan saham perdana dari penawaran umum.

Baca Juga: Ini Profil dan Strategi Bisnis Bhakti Agung Propertindo (BAPI)

Bhakti Agung mencatatkan saham perdana pada Senin (16/9) lalu. Pada hari pertama perdagangan, harga saham BAPI ditutup pada Rp 130 per saham, turun 13,33% dari harga initial public offering pada Rp 150 per saham. Pada pekan pertama, pergerakan saham BAPI cenderung mendatar. 

Saham BAPI menyentuh harga penutupan tertinggi Rp 141 per saham pada Rabu (25/9). Setelah itu dalam dua hari, harga saham emiten properti ini merosot 48,27% ke Rp 73 per saham pada Jumat (27/9). Harga terakhir saham BAPI ini pun sudah turun 51,33% dalam dua pekan sejak IPO.

Di tengah penurunan harga dalam tiga hari perdagangan terakhir, volume transaksi saham emiten baru ini justru melonjak. Berdasarkan data Bloomberg, volume transaksi harian rata-rata BAPI mencapai 469,80 juta saham dalam tiga hari perdagangan terakhir. Angka ini jauh lebih tinggi daripada volume transaksi harian rata-rata pekan perdagangan pertama yang hanya 72,58 juta saham. 

Baca Juga: Bhakti Agung Propertindo (BAPI) prediksi puncak penjualan tercapai pada 2022

BEI berharap, para investor memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi BEI. Investor juga diharapkan untuk mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya. Investor perlu mengkaji kembali rencana aksi korporasi emiten bila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan rapat umum pemegang saham. Terakhir, investor perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.




TERBARU

Close [X]
×