kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.735   67,00   0,38%
  • IDX 6.074   -21,11   -0,35%
  • KOMPAS100 800   -4,83   -0,60%
  • LQ45 612   -4,83   -0,78%
  • ISSI 213   -0,62   -0,29%
  • IDX30 350   -2,31   -0,66%
  • IDXHIDIV20 433   -6,28   -1,43%
  • IDX80 92   -0,45   -0,49%
  • IDXV30 120   -0,56   -0,46%
  • IDXQ30 113   -1,95   -1,69%

Harga tembaga tertekan kenaikan produksi tambang Antofagasta


Rabu, 24 Oktober 2018 / 23:16 WIB
ILUSTRASI. Butiran tembaga


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga tembaga sempat terdorong naik karena rencana Bank Sentral China atau The People's Bank of China (PBoC) memberi bantuan likuiditas pada smelter dan industri manufaktur di China. Namun, Rabu (24/10) harga tembaga kembali terkoreksi akibat produksi tembaga naik.

Mengutip Bloomberg di pasar spot, harga tembaga di awal pekan sempat naik hingga ke US$ 6.242 per metrik ton. Namun, Rabu (24/10) harga tembaga terkoreksi 0,73% ke US$ 6.196 per metrik ton.

Analis Asia Tradepoint Futures, Andri Hardianto mengatakan harga tembaga mulai terangkat karena pelaku pasar merespon positif rencana PBoC memberikan stimulus dalam bentuk likuiditas kepada smelter dan industri manufaktur di China.

"Rencana PBoC dilihat pasar sebagai sebuah jawaban atas tekanan ekonomi China yang melambat akibat perang dagang," kata Andri, Rabu (24/10).

Namun, harga tembaga kembali terkoreksi karena ada laporan produksi tembaga di perusahaan tambang tembaga di Chili, Antofagasta naik 15,4% menjadi 183.000 ton di kuartal III 2018. "Kondisi geopolitik yang mulai panas juga membuat pelaku pasar menghindari komoditas," kata Andri.

Pergerakan tembaga ke depan, menurut Andri, akan terpengaruh dari kondisi di China dan geopolitik. Maklum, komoditas termasuk aset berisiko.

Andri memproyeksikan, di perdagangan Kamis (25/10) pelaku pasar akan kembali merespon rencana PBoC dan membuat harga tembaga berpeluang menguat di kisarannya yang terbatas. Mengingat, masih ada kondisi geopolitik Arab Saudi dan masalah anggaran belanja Italia dan Brexit.

Secara teknikal, Andri menganalisis harga MA 50 buy. MA 100 sell. MA 200 sell. RSI 14 netral di level value 50,88. Stoch sell di level value 41,6. MACD buy di level value 28,3

Ia memperkirakan, rentang harga tembaga pada perdagangan Kamis (25/10), berada di US$ 6.185 per metrik ton hingga US$ 6.230 per metrik ton. Sedangkan, rentang sepekan berada di US$ 6.160 per metrik ton hingga US$ 6.250 per metrik ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×