kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga SUN berpotensi turun akibat pelemahan rupiah


Selasa, 20 Februari 2018 / 09:07 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi pasar modal


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga Surat Utang Negara (SUN) diperkirakan akan turun pada perdagangan Selasa (20/2). Hal ini didorong oleh potensi berlanjutnya pelemahan nilai tukar rupiah serta aksi ambil untung investor asing terhadap Surat Berharga Negara (SBN).

Sebelumnya, pelemahan rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) serta masih berlanjutnya akumulasi penjualan oleh investor asing mendorong kenaikan imbal hasil SUN pada Senin (19/2).

Analis Fixed Income MNC Sekuritas, I Made Adi Saputra mengatakan, volume perdagangan SUN kemarin minim akibat liburnya pasar keuangan AS. Di samping itu, kenaikan imbal hasil surat utang regional dan global turut menjadi katalis negatif pada perdagangan kemarin.

Perubahan tingkat imbal hasil SUN berkisar antara 1-5 bps. Sementara itu, imbal hasil SUN tenor pendek (1-4 tahun) naik berkisar antara 1-2 bps dengan harga turun hingga sebesar 10 bps.

“Secara teknikal, harga SUN tenor panjang masih mengalami tren penurunan harga, sementara pada tenor pendek dan menengah terlihat mengalami tren sideways,” kata Made dalam riset.

Pada perdagangan hari ini, Made merekomendasikan seri FR0069, FR0053, FR0061, FR0071, FR0073, FR0058, FR0074, FR0068, FR0072, dan FR0075.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×