Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. The Bank of New York Mellon terpantau mengakumulasi saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) di saat harga saham emiten telekomunikasi pelat merah ini terkoreksi.
Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), kepemilikan saham The Bank of New York Mellon meningkat menjadi 5,56 miliar per 10 April 2026. Ini setara dengan 5,62% dari modal ditempatkan dan disetor.
The Bank of New York Mellon terpantau mengakumulasi sekitar 12,60 juta saham TLKM. Sebelumnya, kepemilikan The Bank of New York Mellon hanya sebesar 5,55 juta atau setara dengan 5,61%.
Baca Juga: Telkom (TLKM) Bidik Sovereign AI Indonesia, Siapkan Model AI Lokal hingga 2028
Sebagai gambaran, pada 9 April 2026, TLKM ditutup menguat 0,95% ke level Rp 3.190 per saham. Sepanjang perdagangan, TLKM bergerak di rentang Rp 3.120 sampai dengan Rp 3.190.
Pada akhir perdagangan Selasa (14/4), TLKM ditutup melemah 2,19% ke level Rp 3.120 per saham. Nilai transaksi TLKM mencapai Rp 291,3 miliar dengan volume perdagangan sebanyak 92,84 juta saham.
Baca Juga: Telkom Indonesia (TLKM) Masih Hadapi Persaingan Sengit, Cermati Rekomendasi Analis
Sepanjang tahun berjalan ini, TLKM sudah terkoreksi sebesar 10,34%. Sementara itu, dalam tiga bulan terakhir saham telekomunikasi ini sudah turun 13,81%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













