kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga nikel kembali menguat, berikut rekomendasi saham Vale Indonesia (INCO)


Kamis, 16 September 2021 / 18:41 WIB
ILUSTRASI. Sejumlah articulated dump truck mengangkut material pada pengerukan lapisan atas di pertambangan nikel PT. Vale di Soroako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (28/3/2019). ANTARA FOTO/Basri Marzuki/foc.


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Tendi Mahadi

Senada, Andrey juga meyakini smelter Pomalaa dan Bahodopi akan menjadi katalis positif untuk kinerja INCO secara jangka panjang.

Lebih lanjut, ia juga memandang positif neraca keuangan yang solid yang tercermin dari posisi kas bersih INCO yang pada kuartal I-2021 sebesar US$ 422 juta, jauh lebih tinggi dibanding akhir 2020 yang sebesar US$ 389 juta. Serta point ESG yang cukup baik dimiliki oleh INCO dari inisiatif energi terbarukan melalui kontribusi 365MW pembangkit listrik tenaga air yang dimiliki.

Pada tahun ini, Andrey memproyeksikan INCO akan membukukan pendapatan US$ 886 juta dengan laba bersih US$ 141 juta. Sementara Juan memperkirakan pendapatan INCO mencapai US$ 885 juta dengan laba bersih sebesar US$ 128 juta. 

Baik Andrey dan Juan sama-sama merekomendasikan beli saham INCO dengan target harga masing-masing Rp 6.200 dan Rp 6.400 per saham. Adapun, saham INCO hari ini, Kamis (16/9) diperdagangkan melemah 2,02% ke Rp 4.860 per saham.

Selanjutnya: Bisnis bank syariah merekah, begini rekomendasi saham Bank Syariah Indonesia (BRIS)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×