kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.845   43,00   0,26%
  • IDX 8.239   -52,34   -0,63%
  • KOMPAS100 1.164   -8,18   -0,70%
  • LQ45 836   -6,28   -0,75%
  • ISSI 295   -1,11   -0,37%
  • IDX30 435   -0,74   -0,17%
  • IDXHIDIV20 521   0,28   0,05%
  • IDX80 130   -0,83   -0,63%
  • IDXV30 143   0,85   0,59%
  • IDXQ30 141   -0,17   -0,12%

Harga minyak terkoreksi, dibayangi lockdown akibat lonjakan kasus virus corona


Kamis, 19 November 2020 / 07:17 WIB
Harga minyak terkoreksi, dibayangi lockdown akibat lonjakan kasus virus corona
ILUSTRASI. Ilustrasi harga minyak. REUTERS/Nick Oxford/File Photo


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak dibuka koreksi pada awal perdagangan Kamis (19/11) meski masih bertahan di level US$ 41 per barel. 

Pukul 07.05 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember 2020 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 41,60 per barel, turun 0,52% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 41,82 per barel.

Koreksi harga minyak dipicu oleh berita tentang pembatasan akibat virus corona di New York, yang memunculkan kembali pesimisme pada prospek permintaan.

Mengutip Bloomberg, Kamis (19/11), New York City menutup sekolah karena meningkatnya kasus infeksi corona. 

Baca Juga: Harga minyak turun di awal perdagangan Rabu (18/11), dipicu naiknya stok minyak AS

Sebelumnya, harga minyak sempat melonjak setelah Pfizer Inc mengatakan bahwa data uji klinis terakhir menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 memiliki efektivitas hingga 95% untuk menangkal virus corona, memacu harapan peningkatan konsumsi minyak.

Namun kenaikan harga minyak tertahan oleh ancaman pembatasan baru di AS dan Eropa akibat lonjakan kasus virus corona.

Selanjutnya: Harga CPO Terus Mendaki, Saham AALI Panen Rekomendasi Beli

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×