kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Harga minyak tenggelam, Brent turun 0,7% dan WTI melemah 1,5% ke US$ 24 per barel


Kamis, 26 Maret 2020 / 12:35 WIB
Harga minyak tenggelam, Brent turun 0,7% dan WTI melemah 1,5% ke US$ 24 per barel
ILUSTRASI. ilustrasi harga minyak mentah


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

IHS Markit memperkirakan, permintaan minyak global akan berkontraksi lebih dari 14 juta barel per hari (bph) pada kuartal II-2020, yang mengarah pada peningkatan inventaris yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Perkiraan tekanan fundamental terkonsentrasi pada Maret dan April, periode delapan minggu di mana saham saat ini berdiri untuk membangun utara 1 miliar barel secara kumulatif," kata Roger Diwan, wakil presiden jasa keuangan di IHS Markit.

Pada saat yang sama, runtuhnya pakta antara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen lain yang dipimpin oleh Rusia, yang dikenal sebagai OPEC+, yang akan meningkatkan pasokan minyak membuat fundamental minyak lemah.

Baca Juga: Siang hari, harga emas spot melemah 0,78% ke US$ 1.605 per ons troi

Terlebih, dengan Arab Saudi berencana untuk mengirim lebih dari 10 juta barel per hari mulai bulan Mei.

Stok minyak sudah meningkat dengan tank-tank di seluruh dunia mengisi dengan cepat meskipun terjadi kenaikan biaya sewa sebesar 50% -100%, karena perusahaan minyak dan pedagang berebut untuk memarkir minyak mentah dan produk penyulingan yang tidak diinginkan.

"Pada titik kritis itu, surplus produsen akan menjadi sakit kepala logistik besar-besaran untuk pertimbangan penyimpanan minyak, yang kemudian membuka pintu jebakan bagi harga minyak untuk anjlok di bawah biaya tunai," kata Innes.




TERBARU

[X]
×