Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak naik pada perdagangan Rabu (14/10/2026) pagi. Pukul 07.34 WIB, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November 2026 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 94,90 per barel, naik 0,81% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 94,14 per barel.
Harga minyak naik seiring meningkatnya serangan di Timur Tengah yang meningkatkan ketidakpastian mengenai pemulihan aliran energi di Teluk Persia.
Harga brent naik di atas US$ 106 per barel, setelah turun 0,9% sehari sebelumnya.
Eskalasi serangan Iran terhadap kapal Tanker di Selat Hormuz mengancam pemulihan pasokan Teluk ke level sebelum perang, meski AS mengatakan telah membantu pengiriman lebih dari 19 juta barel minyak mentah melalui jalur air.
Baca Juga: Investor Asing Mulai Cicil Saham Di Tengah Keterpurukan IHSG
Sementara itu, Arab Saudi mencegat lebih banyak rudal dan drone yang diluncurkan oleh Houthi. Markas besar perusahaan minyak Saudi Aramco juga terkena serangan baru.
Harga minyak brent telah melonjak lebih dari 70% tahun ini karena perang AS-Iran mengacaukan pasar energi.
"Ekspor minyak mentah terus berlanjut, tetapi ketidakpastian seputar hal itu tetap tinggi," kata analis Morgan Stanley, termasuk Martin Rats dalam sebuah catatan seperti dilansir Bloomberg.
Morgan Stanley menaikkan perkiraan harga patokan fisik Dated Brent sebesar US$ 5 per barel untuk kuartal ini dan kuartal berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














