kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.021   8,00   0,05%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Harga minyak menuju penurunan mingguan


Jumat, 31 Agustus 2012 / 08:46 WIB
ILUSTRASI. Xiaomi Redmi Note 10 5G


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

MELBOURNE. Harga kontrak minyak pagi ini (31/8) diperdagangkan menuju penurunan mingguan pertama sejak Juli di New York. Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.18 waktu Sydney, harga kontrak minyak untuk pengantaran Oktober berada di posisi US$ 94,71 per barel atau naik 9 sen di New York Mercantile Exchange.

Kemarin, harga kontrak minyak mencatatkan penurunan sebesar 0,9% menjadi US$ 94,62 sebarel yang merupakan level terendah sejak 15 Agustus lalu. Jika dihitung, sepanjang pekan ini, harga minyak sudah tergerus 1,5%. Namun, harga minyak masih menanjak 7,6% sepanjang bulan ini.

Penurunan harga minyak dipengaruhi oleh langkah para produsen minyak yang mulai beroperasi kembali setelah penutupan produksi di Teluk Meksiko akibat serangan Badai Isaac.

Sejumlah perusahaan termasuk BP Plc dan Chevron Corp menyatakan bahwa saat ini mereka tengah mengevaluasi fasilitas di luar negeri sebelum memulai kembali produksi minyak. Sekadar informasi, Badai Isaac menyebabkan tertundanya 95% produksi minyak AS di Teluk Meksiko dan 73% produksi gas alam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×