kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.524   24,00   0,14%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga minyak mentah kembali memanas


Jumat, 18 Juli 2014 / 09:54 WIB
ILUSTRASI. Dana darurat.


Sumber: Bloomberg | Editor: Sanny Cicilia

MELBOURNE. Harga minyak mentah dunia merespon tragedi jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di atas perbatasan Ukraina yang sedang berkonflik dengan Rusia. Harga minyak kembali memanas.

Minyak jenis West Texas Intermediate naik 0,7%, melanjutkan kenaikan 2% yang terjadi kemarin. Jatuhnya pesawat MH17 memanaskan lagi kekhawatiran pasar atas konflik geopolitik antara Rusia-Ukraina. Sementara itu, Israel mulai mengirimkan tentara darat masuk ke Jalur Gaza.

"Sekarang pasar menghitung lagi premi risiko," kata Ric Spooner, Chief Strategist CMC Markets di Sidney. Di luar konflik militer fisik, konflik ini memicu pertanyaan apakah Eropa akan menjatuhkan sanksi lebih berat, yang ujungnya bisa mempengaruhi pasokan gas atau minyak ke Eropa.

Harga WTI untuk pengiriman Agustus naik 75 sen ke US$ 103,94 per barel di bursa Nymex pukul 10.55 waktu Sidney. Kemarin, kontrak ini naik US$ 1,99 ke US$ 103,19, tertinggi sejak penutupan 8 Juli.

Sedangkan harga Brent yang lebih banyak digunakan di Eropa, naik 66 sen atau 0,6% ke US$ 108,55 per barel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×