kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Harga minyak memanas, tersulut ekspektasi penurunan suku bunga The Fed


Rabu, 31 Juli 2019 / 07:54 WIB


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak kembali merangkak naik sepanjang pekan ini. Rabu (31/7) pukul 07.40 WIB harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman September 2019 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 58,30 per barel, naik 0,43% dibanding sehari sebelumnya.

Kenaikan harga minyak ditopang oleh optimisme Federal Reserve yang akan memangkas suku bunga acuannya dalam pertemuan pekan ini untuk pertama kalinya dalam lebih dari 10 tahun, dan meningkatkan ekspektasi permintaan minyak dunia.

Selain itu, kenaikan harga minyak juga terdorong oleh ekspektasi menjelang rilis data mingguan persediaan minyak mentah di Amerika Serikat yang diperkirakan turun selama tujuh pekan berturut-turut.

"Harga minyak mentah bergerak lebih tinggi pada hari ini untuk mengantisipasi penarikan persediaan minyak pekan ini bersama dengan ketegangan yang terus meningkat di Selat Hormuz," jelas Brian Kessens, manager portofolio senior di Manajer Investasi Energi Tortoise seperti dikutip Reuters Rabu (31/7).

Bankir bank sentral AS pada Selasa (30/7) waktu setempat telah memulai pertemuan yang akan berakhir Rabu (31/7) dan diperkirakan akan memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan lebih dari satu dekade lalu.

"Mengenai The Fed, pasar telah price in dalam pemotongan suku bunga 25 bps pada Rabu ini," jelas Harry Tchilinguarian, ahli strategi minyak global di BNP Paribas London.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×