kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Harga minyak melorot lebih dari 1% akibat penurunan prediksi permintaan global


Rabu, 12 Juni 2019 / 07:45 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak turun lagi setelah kemarin bergerak mendatar. Rabu (12/6) pukul 7.33 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli 2019 di New York Mercantile Exchange berada di US$ 52,58 per barel, turun 1,29% jika dibandingkan dengan harga kemarin pada US$ 53,27 per barel.

Sejalan, harga minyak brent untuk pengiriman Agustus 2019 di ICE Futures turun 1,22% ke US$ 61,53 per barel. Kemarin, harga minyak acuan internasional ini stagnan di level US$ 62,29 per barel.

Energy Information Administration (EIA) memangkas prediksi permintaan minyak global tahun ini sebesar 160.000 barel per hari menjadi 1,22 juta barel per hari.

John Kilduff, analis Again Capital mengatakan bahwa prospek permintaan ini merupakan sentimen utama pasar di saat ini. "Data ekonomi global menjadi penghambat utama, terutama akibat perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China," kata Kilduff kepara Reuters.

Kemarin, harga minyak bertahan flat akibat optimisme bahwa OPEC akan memangkas produksi lagi pada semester kedua tahun ini. Keputusan pemangkasan produksi akan ditetapkan pada pertemuan OPEC+ akhir Juni atau awal Juli mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×