kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   -30.000   -1,12%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Harga minyak kembali menanjak ke level tertinggi dalam 2,5 tahun terakhir


Selasa, 05 April 2011 / 06:19 WIB
ILUSTRASI. Kepala Badan Pusat Statistik Kecuk Suhariyanto menjawab pertanyaan saat wawancara khusus dengan Tribunnews.com di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (12/12/2019). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

DALLAS. Kontrak harga minyak dunia kembali menanjak ke level tertinggi dalam 30 bulan terakhir. Salah satu penyebabnya, kelompok pemberontak Libia bentrok dengan kelompok pendukung Muamar Kaddafi di sebuah kilang minyak. Kondisi itu menambah kecemasan kalau konflik di Timur Tengah dan Afrika Utara akan memangkas suplai minyak.

Sementara itu, bentrokan juga terjadi di Yaman antara pasukan kepolisian dengan demonstran di bagian Selatan Taiz.

"Tren kenaikan harga minyak sepertinya masih terus berlanjut. Pasar minyak akan lebih banyak disetir oleh kejadian di Timur Tengah. Ada kecemasan mengenai suplai minyak dari kawasan itu," papar Tom Bentz, broker BNP Paribas Commodity Futures Inc di New York.

Catatan saja, kontrak harga minyak untuk pengantaran Mei naik 53 sen menjadi US$ 108,47 per barel di NYMEX. Ini merupakan kenaikan tertinggi sejak 22 September 2008. Jika dihitung, harga minyak sudah naik 28% dari tahun lalu.

Sementara, kontrak harga minyak jenis Brent untuk pengantaran Mei naik US$ 2,36 atau 2% menjadi US$ 121,06 per barel di ICE Futures Europe Exchange, London.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×