kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.037   27,00   0,16%
  • IDX 7.105   -79,35   -1,10%
  • KOMPAS100 983   -10,18   -1,03%
  • LQ45 721   -6,26   -0,86%
  • ISSI 254   -3,04   -1,18%
  • IDX30 391   -2,25   -0,57%
  • IDXHIDIV20 486   -1,50   -0,31%
  • IDX80 111   -0,96   -0,86%
  • IDXV30 135   0,19   0,14%
  • IDXQ30 127   -0,80   -0,62%

Harga komoditas turun, laba Indika Energy (INDY) di kuartal I 2019 merosot 61%


Kamis, 25 April 2019 / 18:11 WIB


Reporter: Yoliawan H | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indika Energy Tbk (INDY, anggota indeks Kompas100) mencatatkan penurunan laba cukup signifikan pada periode kuartal I 2019 hingga 61% menjadi US$ 40,5 juta. Di periode sama tahun lalu, laba INDY tercatat sebesar US$ 103,8 juta.

Penurunan laba tersebut lantaran penurunan pendapatan sebesar 22,3% menjadi US$ 409,9 juta di kuartal I 2019, dari US$ 527,8 juta di kuartal I 2018. Volume penjualan pun turun 4,2% menjadi 9,0 juta ton.

Direktur INDY Azis Armand mengatakan, penurunan tersebut utamanya disebabkan dari adanya penurunan dari harga komoditas khususnya dari harga batubara. “Akibatnya harga jual rata-rata turun 19% menjadi US$ 45,7 per ton,” ujar Azis di acara RUPST INDY, Kamis (25/4).

Jika merinci pendapatan, kontribusi terbesar masih disumbang anak usaha INDY yakni Kideco sebesar US$ 409,9 juta. Namun pendapatan Kideco turun 22,3%.

Kemudian disusul pendapatan dari Petrosea sebesar US$ 115,2 juta atau tumbuh 28,7%. Lalu pendapatan dari Tripatra sebesar US$ 96,5 juta atau tumbuh 60,1%, pendapatan dari Indika Indonesia Resources sebesar US$ 81,4 juta atau turun 35,4%. Serta pendapatan dari PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) sebesar US$ 20,9 juta atau tumbuh 45,1%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×