kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Harga emas turun mengantisipasi inflasi AS


Selasa, 13 Februari 2018 / 07:54 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Laju harga emas tertahan potensi inflasi Amerika Serikat (AS). Selasa (13/2) pukul 7.45 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2018 di Commodity Exchange turun tipis 0,11% ke US$ 1.324,90 per ons troi ketimbang posisi kemarin pada US$ 1.326,40 per ons troi.

Di awal pekan, harga emas melonjak 0,81% dari penutupan perdagangan akhir pekan lalu. Kenaikan harga emas di awal pekan ini dipicu oleh pelemahan nilai tukar dollar AS.

Besok, AS akan mengumumkan data inflasi Januari. Penurunan harga emas hari ini mengantisipasi inflasi yang diramal naik. Inflasi yang naik akan menjadi senjata bagi Federal Reserve untuk memastikan kenaikan suku bunga pada pertemuan bulan depan.

Sejak tahun lalu, pasar finansial dan komoditas memperkirakan bahwa The Fed akan mengerek suku bunga pada pertemuan 20-21 Maret tahun ini. "Pertumbuhan AS makin solid, upah meningkat dan kekhawatiran pasar yang muncul adalah The Fed akan menaikkan suku bunga lebih banyak daripada prediksi," kata Carsten Menke, analis Julius Baer kepada Reuters.

Tahun ini, The Fed berniat mengerek suku bunga tiga kali. Tapi jika pertumbuhan ekonomi lebih cepat dan inflasi lebih tinggi, pasar berasumsi bank sentral AS ini akan menambah kecepatan kenaikan suku bunga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×