kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Harga Emas Tinggi, Hartadinata (HRTA) Bidik Pendapatan Tumbuh Dua Digit pada 2026


Senin, 12 Januari 2026 / 20:03 WIB
Harga Emas Tinggi, Hartadinata (HRTA) Bidik Pendapatan Tumbuh Dua Digit pada 2026
ILUSTRASI. Tampilan produk emas dan gerai Hartadinata Abadi (DOK/HRTA)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memandang prospek kinerja pada 2026 tetap cerah seiring asumsi harga emas global yang bertahan tinggi dan relatif stabil.

Direktur Investor Relation HRTA Thendra Crisnanda mengungkapkan, perusahaan membidik pertumbuhan pendapatan dua digit pada tahun depan, dengan profitabilitas yang dijaga tetap sehat.

Menurut Thendra, kinerja laba HRTA akan ditopang oleh disiplin pengendalian biaya serta penguatan porsi produk bernilai tambah, khususnya pada segmen emas batangan dan produk hilir berbasis investasi.

Baca Juga: Saham Papan Akselerasi Ngebut, Begini Strategis Investasi Untuk Tahun 2026

“Dengan asumsi harga emas tetap kondusif, kami melihat ruang pertumbuhan yang solid di 2026,” ujarnya kepada Kontan, Senin (12/1/2026).

Harga emas yang kuat juga dinilai berdampak positif terhadap permintaan produk HRTA. Thendra menjelaskan, minat terhadap emas batangan dan produk investasi meningkat, baik dari investor ritel maupun institusi, seiring persepsi emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Selain itu, terjadi pergeseran preferensi konsumen dari perhiasan yang bersifat konsumtif ke produk emas yang memiliki nilai investasi lebih tinggi.

Dari sisi operasional, pada 2026 HRTA menargetkan peningkatan volume produksi emas batangan dan produk hilir dibandingkan realisasi 2025. Target tersebut sejalan dengan tren kenaikan minat investasi emas, penguatan jaringan distribusi, serta ekspansi toko ritel milik sendiri yang ditargetkan mencapai total 100 gerai.

Saat ini, kapasitas produksi HRTA mencapai hingga 60 ton per tahun dan dinilai masih memadai untuk mendukung rencana pertumbuhan. Thendra menegaskan, hingga kini belum terdapat revisi target yang bersifat material. Namun demikian, manajemen tetap membuka ruang penyesuaian apabila permintaan pasar menunjukkan akselerasi yang lebih kuat dari asumsi awal.

Baca Juga: Saham Teknologi Jadi Jajaran Market Cap Terbesar di BEI, Intip Rekomendasi DCII

“Fleksibilitas tetap kami jaga agar perseroan dapat merespons dinamika pasar dengan cepat,” tutup Thendra.

Selanjutnya: Komisioner Eropa Ingatkan Jika AS Ambil Greenland dengan Paksa, NATO Bisa Berakhir

Menarik Dibaca: Wisatawan Mancanegara yang Gunakan Layanan KA Jarak Jauh Sepanjang 2025 Naik 3,7%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×