kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Harga Emas Tetap Bullish Didorong Kekhawatiran Tarif Trump


Jumat, 31 Januari 2025 / 14:50 WIB
Harga Emas Tetap Bullish Didorong Kekhawatiran Tarif Trump
ILUSTRASI. Pramuniaga menunjukan emas batangan Aneka Tambang (Antam) di sebuah gerai emas di Malang, Jawa Timur, Jumat (22/11/2024). Harga emas masih bergerak dalam tren naik. Kekhawatiran terkait kebijakan tarif Trump menjadi pendorongnya.


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas masih bergerak dalam tren naik. Kekhawatiran terkait kebijakan tarif Trump menjadi pendorongnya.

Berdasarkan data Trading Economics, harga emas berada di US$ 2.795 per ons troi pada Jumat (31/1) pukul 13.41 WIB. Dalam 24 jam terakhir harganya memang terkoreksi turun 0,04%, tetapi secara akumulasi menguat 5,12% dalam sebulan.

Research and Development ICDX Jonathan Octavianus menyebutkan bahwa tren kenaikan emas akibat ketidakpastian dari ancaman tarif Donald Trump.

Baca Juga: Harga Emas Tetap Bullish Didorong Kekhawatiran Tarif Trump

"Pengenaan tarif yang tinggi direncanakan Trump terhadap Meksiko dan Kanada per Sabtu (1/2/2025) besok, serta mempertimbangkan langkah serupa terhadap China," tulisnya dalam riset, Jumat (31/1).

Di sisi lain, pasar masih wait and see mengenai data laporan inflasi yang dapat memberikan petunjuk tentang arah kebijakan The Fed. Indeks pengeluaran konsumsi pribadi AS diperkirakan meningkat menjadi 0,2% MoM pada Desember 2024 dari 0,1% MoM pada bulan sebelumnya.

Sementara itu, indeks biaya ketenagakerjaan (ECI) AS diperkirakan naik menjadi 0,9% QoQ untuk kuartal IV 2024 dari 0,8% QoQ pada kuartal sebelumnya. "Masih tingginya inflasi dan ketidakpastian ekonomi lebih lanjut dapat membatasi kenaikan harga emas," sebutnya.

Baca Juga: Harga Emas Spot Cetak Rekor Tertinggi di Tengah Kekhawatiran Tarif Trump

Jonathan melihat, harga emas meningkat dengan support saat ini beralih ke area US$ 2.750 dan resistance terdekat berada di area US$ 2.800 hingga area US$ 2.810.

Support terjauhnya berada di area US$ 2.700 hingga ke area US$ 2.710, sementara untuk resistance terjauhnya berada di area US$ 2.850.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×