kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.716   73,19   1,30%
  • KOMPAS100 738   10,40   1,43%
  • LQ45 559   6,09   1,10%
  • ISSI 199   2,35   1,19%
  • IDX30 317   2,72   0,87%
  • IDXHIDIV20 390   0,52   0,13%
  • IDX80 84   1,04   1,26%
  • IDXV30 106   -0,24   -0,23%
  • IDXQ30 102   0,48   0,47%

Harga emas terkoreksi setelah melonjak 1,43%


Senin, 20 November 2017 / 07:52 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas kembali dekat-dekat dengan level psikologis atas. Senin (20/11) pukul 7.40 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2017 di Commodity Exchange terkoreksi tipis ke US$ 1.293,30 per ons troi.

Meski koreksi awal pekan, harga emas ini naik secara mingguan. Dalam sepekan, harga emas 1,13%.

Lonjakan harga emas terjadi sejak Jumat pekan lalu. Akhir pekan, harga emas ini melonjak 1,43% ketimbang hari sebelumnya.

Salah satu pemicu kenaikan harga emas adalah pelemahan indeks dollar Amerika Serikat (AS). Pekan lalu, indeks dollar bergerak di sekitar level 93. Turun ketimbang pekan sebelumnya di sekitar 94.

"Harga emas menyesuaikan dengan reformasi pajak Presiden Amerika Serikat Donald Trump seiring munculnya dua proposal di Kongres yang cukup berbeda satu dengan lainnya," kata Jonathan Butler, analis komoditas Mitsubishi di London kepada CNBC.

Butler menambahkan, pasar saham AS juga tampaknya sudah jenuh beli. Hal ini turut mendukung potensi kenaikan harga emas dalam jangka pendek.

Di sisi lain, prospek kenaikan suku bunga AS bulan depan semakin dekat. Kenaikan suku bunga ini akan menguatkan nilai tukar dollar AS dan menekan harga emas. "Kami melihat harga emas akan diperdagangkan pada harga lebih rendah tahun depan," kata Carsten Menke, analis Julius Baer.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×