kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Harga Emas Spot Naik di Akhir Pekan Ini, Segini Harganya Sekarang


Sabtu, 10 Januari 2026 / 06:36 WIB
Harga Emas Spot Naik di Akhir Pekan Ini, Segini Harganya Sekarang
ILUSTRASI. Harga emas naik setelah investor mempertimbangkan data penggajian Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan bersama dengan ketidakpastian kebijakan dan geopolitik yang lebih luas. (REUTERS/Angelika Warmuth)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga emas dunia naik pada Jumat (9/1/2026) dan berada di jalur untuk kenaikan mingguan. Harga emas naik setelah investor mempertimbangkan data penggajian Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan bersama dengan ketidakpastian kebijakan dan geopolitik yang lebih luas.

Jumat (9/1/2026), harga emas spot naik 0,5% menjadi US$ 4.496,09 per ons pada pukul 13.31 ET (1618 GMT), dan diperkirakan akan mengalami kenaikan mingguan sekitar 3,9%. Harga emas batangan mencapai rekor tertinggi US$ 4.549,71 pada 26 Desember 2025 lalu.

Sementara itu, kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Februari ditutup 0,9% lebih tinggi pada US$ 4.500,90.

Mengutip Tradingview, harga emas spot ditutup naik 0,72% menjadi 4.509,66 per ons troi pada Jumat (9/1/2026).

Baca Juga: Indeks Bursa Wall Street Ditutup Menguat, S&P 500 Cetak All Time High

Jumlah pekerjaan non-pertanian AS pada bulan Desember meningkat sebesar 50.000, meleset dari ekspektasi kenaikan 60.000, sementara tingkat pengangguran turun menjadi 4,4%, di bawah perkiraan 4,5%.

"Data penggajian menunjukkan lingkungan penciptaan lapangan kerja yang buruk. Potensi peningkatan ketegangan geopolitik, harga minyak yang agak lebih tinggi yang bersifat inflasi, ketidakpastian, dan pelonggaran kebijakan The Fed — semuanya merupakan kombinasi yang menguntungkan logam mulia," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas global di TD Securities seperti dikutip Reuters.

Para pelaku pasar terus memperhitungkan setidaknya dua kali penurunan suku bunga Federal Reserve tahun ini, latar belakang yang secara historis menguntungkan bagi emas.

Ketegangan geopolitik tetap tinggi di tengah meningkatnya kerusuhan di Iran, pertempuran yang terus berlanjut dalam perang Rusia di Ukraina, penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh AS, dan sinyal baru dari Washington untuk mengambil alih kendali Greenland.

Metals Focus memproyeksikan harga emas dapat mencapai rekor tertinggi baru di atas $5.000 pada tahun 2026, dengan alasan tren de-dolarisasi dan risiko geopolitik.

Permintaan ritel emas di India tetap lesu karena harga yang tinggi, sementara premi emas di Tiongkok melebar.

Sementara itu, ketidakpastian mengenai tarif tetap ada, karena Mahkamah Agung AS diperkirakan tidak akan mengeluarkan putusan pada hari Jumat dalam kasus besar yang menguji legalitas tarif global Presiden Donald Trump yang luas, dengan keputusan sekarang diperkirakan pada 14 Januari.

Sementara itu, harga perak spot naik 3,5% menjadi US$ 79,56 per ons dan berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan sekitar 9,7%.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 7.000 Jadi Rp 2.577.000 per Gram, Jumat (9/1/2026)

Selanjutnya: Beban Fiskal

Menarik Dibaca: Mengapa Ikan Penting? Turunkan Risiko Stroke dan Depresi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×