kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.980.000   16.000   0,81%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Harga emas spot masih bergerak naik di US$ 1.883,21 per ons troi


Rabu, 18 November 2020 / 16:12 WIB
Harga emas spot masih bergerak naik di US$ 1.883,21 per ons troi
ILUSTRASI. Harga emas spot. REUTERS/Baz Ratner/File Photo


Reporter: Handoyo, Herlina KD | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas mulai terkerek naik. Rabu (18/11), pukul 16.07 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.883,21 per ons troi, naik 0,15% dari penutupan perdagangan kemarin.

Pergerakan harga emas dipicu oleh optimisme perkembangan vaksin virus corona. Meski begitu, penurunan harga emas tertahan oleh tingginya kasus virus corona di AS dan Eropa yang mengaburkan prospek pemulihan ekonomi.

"Kita semua memiliki optimisme tentang vaksin, tapi kita juga melihat AS dan Eropa masih berjuang dengan pandemi," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA seperti dikutip Reuters.

"Tren jangka panjang masih mendukung emas untuk reli, tetapi kami melihat beberapa investor meninggalkan taruhan bullish. Berita vaksin bagi sebagian banyak orang telah membuat istilah memegang emas lebih lama menjadi kurang menarik." 

Baca Juga: Harga emas spot berada di US$ 1.888,48 per ons troi

"Emas terjebak dalam suatu kisaran. Itu terbatas pada batas atas, US$ 1.900 adalah level kunci resistensi, dan US$ 1.850 adalah kunci support, "kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.

"Emas akan tetap didukung karena semua orang percaya itu, selanjutnya inflasi tahun akan memanas dan Federal Reserve AS akan tidak melakukan apa-apa,"tambahnya.

Selanjutnya: Harga emas spot bergerak naik di US$ 1.891,36 per ons troi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×