kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Harga emas semakin suram


Kamis, 07 Desember 2017 / 07:59 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas semakin redup mendekati akhir tahun. Kamis (7/12) pukul 7.48 WIB, harga emas untuk pengiriman Februari 2018 di Commodity Exchange turun tipis 0,07% ke US$ 1.265,20 per ons troi.

Kemarin, harga emas ditutup US$ 1.266,10 per ons troi dan mendekati level terendah sejak Oktober. Kenaikan suku bunga menjadi pemberat harga emas bulan ini.

Di sisi lain, negosiasi anggaran pemerintah Amerika Serikat (AS) pekan ini akan menjadi support kuat harga emas. Jika kesepakatan tidak tercapai, pemerintah AS akan tutup. "Penutupan pemerintah akan positif bagi harga emas. Tapi, efeknya cuma sementara karena tidak ada yang memperkirakan AS akan default," kata Simona Gambarini, commoditie economist Capital Economics kepada CNBC.

Sepanjang bulan lalu, harga emas bergerak di kisaran paling sempit dalam 12 tahun terakhir. Aksi tunggu realisasi pemangkasan pajak, dan kenaikan suku bunga acuan pekan depan akan menjadi sentimen kuat harga emas.

Dominic Schnider dari UBS Wealth Management mengatakan, harga emas terus tertekan dalam jangka pendek karena pasar menghitung ulang prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun depan. Di sisi lain, ekonomi global mulai membaik, laba korporasi juga naik, dan nilai aset safe haven seperti emas semakin kabur," kata Schnider.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×