kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.055   55,00   0,32%
  • IDX 6.989   -37,36   -0,53%
  • KOMPAS100 965   -5,89   -0,61%
  • LQ45 708   -6,82   -0,95%
  • ISSI 250   -1,40   -0,56%
  • IDX30 388   -0,50   -0,13%
  • IDXHIDIV20 481   -1,39   -0,29%
  • IDX80 109   -0,72   -0,66%
  • IDXV30 133   -0,62   -0,46%
  • IDXQ30 126   -0,40   -0,32%

Harga emas semakin suram


Kamis, 07 Desember 2017 / 07:59 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas semakin redup mendekati akhir tahun. Kamis (7/12) pukul 7.48 WIB, harga emas untuk pengiriman Februari 2018 di Commodity Exchange turun tipis 0,07% ke US$ 1.265,20 per ons troi.

Kemarin, harga emas ditutup US$ 1.266,10 per ons troi dan mendekati level terendah sejak Oktober. Kenaikan suku bunga menjadi pemberat harga emas bulan ini.

Di sisi lain, negosiasi anggaran pemerintah Amerika Serikat (AS) pekan ini akan menjadi support kuat harga emas. Jika kesepakatan tidak tercapai, pemerintah AS akan tutup. "Penutupan pemerintah akan positif bagi harga emas. Tapi, efeknya cuma sementara karena tidak ada yang memperkirakan AS akan default," kata Simona Gambarini, commoditie economist Capital Economics kepada CNBC.

Sepanjang bulan lalu, harga emas bergerak di kisaran paling sempit dalam 12 tahun terakhir. Aksi tunggu realisasi pemangkasan pajak, dan kenaikan suku bunga acuan pekan depan akan menjadi sentimen kuat harga emas.

Dominic Schnider dari UBS Wealth Management mengatakan, harga emas terus tertekan dalam jangka pendek karena pasar menghitung ulang prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun depan. Di sisi lain, ekonomi global mulai membaik, laba korporasi juga naik, dan nilai aset safe haven seperti emas semakin kabur," kata Schnider.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×