kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Harga emas naik tipis, menunggu sinyal Jackson Hole


Rabu, 21 Agustus 2019 / 07:58 WIB
Harga emas naik tipis, menunggu sinyal Jackson Hole
ILUSTRASI. Emas batangan


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas kembali memancarkan kilau. Rabu (21/8) pukul 7.49 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2019 di Commodity Exchange naik ke US$ 1.516,40 per ons troi.

Harga emas ini naik 0,05% ketimbang harga penutupan perdagangan kemarin pada US$ 1.515,70 per ons troi. Harga emas berjangka ini naik dalam dua hari terakhir.

Sementara harga emas spot pagi ini justru turun tipis dari harga penutupan kemarin. Tapi, harga emas spot sudah naik lagi ke atas level US$ 1.500 per ons troi sejak kemarin.

Baca Juga: Investor Mark Mobius: Beli emas di level berapapun!

Pagi ini, emas spot berada di harga US$ 1.505,96 per ons troi, turun dari harga penutupan perdagangan kemarin pada US$ 1.507,20 per ons troi. Kemarin, harga emas spot sudah naik 0,75% setelah turun ke bawah US$ 1.500 per ons troi di awal pekan.

"Ketika harga turun, investor buy on dips menjelang rilis notulen rapat Federal Open Market Committee dan kabar baru dari Jackson Hole," kata Bob Habekorn, senior market strategist RJO Futures kepada Reuters.

Baca Juga: Harga emas Antam turun Rp 8.000

Setelah rencana stimulus China dan Jerman yang diungkapkan di akhir pekan dan awal pekan lalu, investor menunggu pergerakan serupa dari bank sentral AS. "Jika The Fed membicarakan pemangkasan suku bunga hingga akhir tahun, harga emas akan kembali naik. Tapi jika bank sentral mengatakan wait and see, emas mungkin akan terkena aksi jual," kata Habekorn.

Suku bunga yang lebih rendah akan menekan nilai tukar dolar dan yield obligasi negara AS sehingga menaikkan pamor emas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×