kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Harga Emas Naik Lagi Gara-Gara Minyak


Senin, 11 Mei 2009 / 10:56 WIB
Harga Emas Naik Lagi Gara-Gara Minyak


Sumber: KONTAN | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Sepakan lalu, harga emas menanjak terus. Dari Senin hingga Jumat (8/5), harga emas di pasar berjangka komoditas New York Mercantile Exchange (NYMEX) naik 3,01% menjadi US$ 914,9 per troy ounce.

Kenaikan harga emas di pasar berjangka tersebut berjalan beriringan dengan kenaikan harga minyak mentah. Jumat, harga si emas hitam sempat menembus posisi US$ 58 per barel, sebelum berakhir di posisi US$ 56,5 per barel. Harga minyak pada penutupan pasar tersebut naik 3,62% ketimbang posisi sehari sebelumnya.

Selain terseret minyak, Country Representative World Gold Council Leo Hadi Loe berpendapat, kenaikan harga emas antara lain merupakan reaksi terhadap hasil stress test perbankan Amerika Serikat (AS). Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar bank di AS masih bermasalah.

Karena situasi belum 100% aman, para investor masih terus memburu emas sebagai save haven. "Ini yang menaikkan harga emas," kata Leo Hadi, kemarin.

Ini menjelaskan anomali pergerakan emas selama sepekan ini. Yang umum berlaku, gerakan harga emas berlawanan dengan pasar saham. Jika pasar saham membaik, investor akan menjual emas dan berburu saham. Begitu pula saat bursa saham anjlok, pasar emas akan lebih ramai.

Memang, dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones Amerika Serikat telah naik 4,41% menjadi 8.574,65. Tapi, ini belum menjadi patokan bursa saham telah pulih. "Kenaikan ini masih dari perdagangan jangka pendek dan spekulan," kata Leo. Selama para investor konservatif atau investor jangka panjang belum beralih dari emas, harga emas masih tinggi.

Masih bisa naik lagi

Di pasar lokal, harga emas bertahan tinggi meskipun rupiah terus menguat. Jumat (8/5), emas batangan buatan PT Logam Mulia seharga Rp 315.000 per gram dengan kurs Rp 10.485 per dolar AS. Padahal 30 April 2009, harga emas batangan lokal Rp 320.000 per gram dengan kurs Rp 11.000 per dolar AS.

Leo memperkirakan, pekan ini harga emas akan berkisar antara US$ 870 - US$ 930 per troy ounce. Harga itu terbilang tinggi. "Karena ekonomi masih turun," kata Leo.

Ia memperkirakan krisis ekonomi akan mencapai dasar sekitar kuartal tiga atau kuartal empat tahun ini. Jika itu yang terjadi, harga emas akan turun kembali.

Sedangkan Analis Asia Kapitalindo Komoditi Berjangka Ibrahim memperkirakan harga emas masih bisa lebih mahal lagi. Ia optimistis harga emas bisa menembus US$ 1.000 per troy ounce karena kenaikan permintaan. "Kebutuhan emas di Asia, terutama di China dan India masih besar," jelasnya.

Analis komoditas Archer Financial Service Stephen Platt berkata peluang emas menanjak masih ada. "Saya memperkirakan harga emas bisa naik hingga US$ 950 atau US$ 960 per troy ounce dalam dua pekan ke depan," katanya kepada Bloomberg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×