kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Harga Emas Naik Jelang Penetapan Tarif Trump


Rabu, 02 April 2025 / 15:56 WIB
Harga Emas Naik Jelang Penetapan Tarif Trump
ILUSTRASI. Harga emas melanjutkan penguatan karena investor mencari kenyamanan logam safe-haven mengantisipasi potensi dampak dari tarif resiprokal Trump. REUTERS/Alexander Manzyuk


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas melanjutkan penguatan karena investor mencari kenyamanan logam safe-haven untuk mengantisipasi potensi dampak dari tarif resiprokal baru dari Presiden AS Donald Trump terhadap mitra dagang global.

Berdasarkan Trading Economics, emas spot naik 0,57% ke US$ 3.132 per ons pada pukul 15.36 WIB, Rabu (2/4). Emas mencapai level tertinggi sepanjang masa di US$ 3,148.88 pada hari Selasa (3/2).

"Pasar dapat menguji US$ 3.400 per ons troi selama 9 bulan ke depan dalam skenario bullish," kata Aakash Doshi, Kepala Strategi Emas Global di State Street Global Advisors, melansir Reuters, Rabu (2/4).

Baca Juga: Emas Masih Berkilau Jelang Pengumuman Kebijakan Tarif Trump

Ketegangan menyelimuti pasar menjelang tarif AS, yang akan diumumkan hari ini, yang disebut Presiden Donald Trump sebagai “Hari Pembebasan”. Gedung Putih mengkonfirmasi bahwa tarif baru akan diberlakukan, meskipun tidak memberikan rincian tentang ukuran atau cakupannya.

Kebijakan tarif Trump dapat meningkatkan inflasi, memperlambat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan perselisihan perdagangan.

"Perlambatan ekonomi AS, inflasi yang berpotensi lebih tinggi, dan penurunan suku bunga dapat menjadi peluang bagi emas untuk mencapai US$ 3.300 dalam beberapa bulan mendatang," kata Philip Newman, Direktur Pelaksana Metals Focus.

Reli emas juga didorong oleh permintaan bank sentral yang kuat, ekspektasi pelonggaran suku bunga oleh Federal Reserve, ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah dan Eropa, dan peningkatan aliran ke dalam reksadana yang diperdagangkan di bursa yang didukung oleh emas.

Baca Juga: Penjualan Mobil Meningkat Sebelum Harga Naik Akibat Tarif Trump

Logam ini dianggap sebagai lindung nilai terhadap ketidakstabilan politik dan inflasi.

Para pejabat Fed khawatir bahwa lapangan kerja dapat merosot, tetapi ancaman inflasi yang dipicu oleh tarif membatasi kemampuan mereka untuk melakukan apa pun.

Pasar juga menunggu laporan ketenagakerjaan ADP AS yang akan dirilis pada hari ini, dan data penggajian non-pertanian yang akan dirilis pada hari Jumat.

Selanjutnya: RUPS Bank BUMN Menyisakan Kerikil, Pengamat Beri Catatan

Menarik Dibaca: 10 Jus yang Paling Cepat Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×