kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Emas Menguat Tipis, Pasar Menunggu Sinyal Lanjutan The Fed


Senin, 20 Februari 2023 / 17:31 WIB
Harga Emas Menguat Tipis, Pasar Menunggu Sinyal Lanjutan The Fed
ILUSTRASI. Harga emas beringsut menguat di tengah pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (20/2).


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas beringsut menguat di tengah pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (20/2). Investor menunggu data ekonomi AS yang akan datang untuk memetakan jalur kenaikan suku bunga di masa depan dari Federal Reserve.

Harga emas spot naik 0,2% menjadi US$ 1.844,34 per ons troi pada pukul 16.31 WIB, setelah jatuh ke level terendah sejak akhir Desember pada akhir pekan lalu. Harga emas berjangka AS juga naik 0,2% menjadi US$ 1.853,70 per ons troi.

"Harga masih berpotensi menguat selama kuartal mendatang, tetapi dalam waktu dekat, saya pikir emas akan tetap bergejolak sampai data ekonomi AS menunjukkan perlambatan aktivitas ekonomi," kata analis UBS Giovanni Staunovo kepada Reuters.

Baca Juga: Harga Emas Spot Bergerak Terbatas pada Level US$1.842,40, Senin (20/2)

Data ekonomi pekan lalu menunjukkan tanda-tanda ketahanan ekonomi AS dan pasar tenaga kerja yang ketat. Realisasi data ekonomi ini memicu kekhawatiran bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama.

Perhatian investor akan tertuju pada rilis risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal alias Federal Open Market Committee (FOMC) Januari dan data produk domestik bruto (PDB) AS untuk petunjuk lebih lanjut tentang jalur kenaikan suku bunga The Fed. Beberapa pejabat The Fed pekan lalu mengisyaratkan bahwa lebih banyak kenaikan suku bunga diperlukan untuk menurunkan inflasi ke target 2% bank sentral. 

"Pelemahan lebih lanjut yang dipicu oleh penguatan dolar AS dapat menekan harga emas ke support US$ 1.792 hingga US$ 1.776 dengan resistance di US$ 1.872," kata analis Saxo Bank Ole Hansen dalam sebuah catatan.

Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian, Siang Ini Senin 20 Februari 2023, Cek Daftarnya di Sini

Indeks dolar turun tipis pada hari ini dari posisi akhir pekan yang merupakan angka tertinggi dalam lebih dari sebulan. Pelemahan nilai tukar dolar AS membuat bullion dengan harga greenback lebih menarik bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.

Pasar memperkirakan Fed Funds Rate mencapai puncaknya tepat di bawah 5,3% pada bulan Juli.  Suku bunga yang lebih tinggi menekan investasi dalam emas yang tidak memberikan imbal hasil. 

Likuiditas diperkirakan akan tipis pada hari Senin, dengan pasar AS ditutup untuk Hari Presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×