kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45935,51   7,16   0.77%
  • EMAS1.335.000 1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Emas Menguat Dipicu Kekhawatiran Inflasi Akibat Kenaikan Harga Minyak


Selasa, 04 April 2023 / 06:47 WIB
Harga Emas Menguat Dipicu Kekhawatiran Inflasi Akibat Kenaikan Harga Minyak


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas menguat tipis di awal perdagangan hari ini. Kenaikan harga emas melanjutkan lonjakan harga yang terjadi kemarin.

Selasa (4/4) pukul 6.25 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.984,99 per ons troi. Harga emas menguat tipis 0,02% ke US$ 1.984,65 per ons troi. Harga emas kemarin menguat 0,78% setelah Jumat melorot.

Sedangkan harga emas Juni 2023 di Commodity Exchange pagi ini menguat 0,07% ke US$ 2.001,80 per ons troi. Kemarin, harga emas berjangka ini menguat 0,71%.

Harga emas menguat karena penurunan dolar Amerika Serikat (AS) mengangkat daya tarik emas sebagai safe-haven. Penurunan produksi yang mengejutkan oleh OPEC+ menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi yang berkepanjangan dan memicu ketidakpastian tentang respons bank sentral.

Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian, Siang Ini Senin 3 April 2023, Cek Daftarnya di Sini

"Emas terpukul secara konsisten oleh peristiwa besar dan itu membuat investor gelisah," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA kepada Reuters.

Peristiwa besar ini mengacu pada gejolak perbankan global yang mengangkat harga emas hampir 8% lebih tinggi bulan lalu. Keputusan mengejutkan OPEC+ yang memangkas produksi benar-benar mendorong perdagangan lindung nilai inflasi untuk emas. 

Harga emas telah berjuang untuk memperoleh keuntungan dari status tradisionalnya sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Suku bunga yang lebih tinggi untuk melawan kenaikan harga juga meredupkan daya tarik untuk emas batangan yang tidak menawarkan imbal hasil.

Baca Juga: Turun Rp 4.000, Harga Emas Antam Hari ini Ada di Rp 1.068.000 Per Gram, Senin (3/4)

Juga menambah daya tarik emas, aktivitas manufaktur AS pada bulan Maret merosot ke level terendah dalam hampir tiga tahun di tengah pengetatan kondisi kredit, memperpanjang penurunan imbal hasil Treasury 10 tahun.

"Emas sekarang rentan terhadap pergerakan turun ke US$ 1.900, mengingat potensi tingkat suku bunga Fed yang lebih tinggi yang saat ini diperhitungkan oleh pasar," kata Matt Simpson, analis pasar senior di City Index.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×