kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.894   85,00   0,51%
  • IDX 8.017   -218,65   -2,65%
  • KOMPAS100 1.125   -31,30   -2,71%
  • LQ45 812   -21,87   -2,62%
  • ISSI 286   -6,72   -2,30%
  • IDX30 429   -10,83   -2,46%
  • IDXHIDIV20 517   -9,75   -1,85%
  • IDX80 126   -2,90   -2,25%
  • IDXV30 141   -2,38   -1,66%
  • IDXQ30 138   -3,69   -2,61%

Harga Emas Menguat di Tengah Kekhawatiran Konflik Berkepanjangan di Timur Tengah


Selasa, 03 Maret 2026 / 04:56 WIB
Harga Emas Menguat di Tengah Kekhawatiran Konflik Berkepanjangan di Timur Tengah


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga emas menguat pada perdagangan Senin (2/3/2026) seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap konflik berkepanjangan di Timur Tengah, menyusul serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran. 

Ketegangan geopolitik tersebut kembali mendorong minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai (safe-haven).

Mengutip laporan Reuters, harga emas spot naik 0,4% menjadi US$ 5.297,31 per ons pada pukul 18.31 Waktu setempat. 

Kenaikan ini sempat terpangkas akibat aksi ambil untung, setelah sebelumnya harga emas melonjak lebih dari 2% dalam satu sesi. Emas juga masih berada dekat rekor tertinggi sepanjang masa di US$ 5.594,82 yang tercatat pada 29 Januari.

Baca Juga: Profit 41,57%Setahun, Cek Harga Emas Antam Hari Ini (6 Oktober 2025)

Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup menguat 1,2% di level US$ 5.311,60 per ons. Di sisi lain, indeks dolar AS naik sekitar 1%, sehingga membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Direktur perdagangan logam di High Ridge Futures, David Meger, menilai pasar masih diliputi ketidakpastian terkait kelanjutan serangan di kawasan tersebut. 

Menurutnya, ketidakjelasan arah konflik dalam beberapa pekan ke depan berpotensi terus menopang harga emas.

Ketegangan meningkat setelah perang udara AS-Israel terhadap Iran meluas. Israel dilaporkan menyerang Lebanon sebagai respons atas serangan Hizbullah, sementara Teheran terus melancarkan serangan rudal dan drone ke negara-negara Teluk. 

Baca Juga: Profit 44,25 %Setahun, Cek Harga Emas Antam Hari Ini (7 Oktober 2025)

Presiden AS Donald Trump bahkan menyebut akan ada gelombang besar serangan lanjutan, meski tanpa merinci waktu dan sasarannya.

Dampak konflik juga terasa di pasar energi. Harga minyak dan gas melonjak setelah sejumlah fasilitas minyak dan gas di Timur Tengah ditutup, serta terganggunya pengiriman melalui Selat Hormuz yang strategis.

Analis di SP Angel menyebut meningkatnya fragmentasi geopolitik mendorong bank sentral negara-negara BRIC mengurangi eksposur terhadap aset berbasis dolar AS dan beralih ke emas. 

Tren ini diperkirakan akan berlanjut. Senada, BNP Paribas memproyeksikan permintaan investasi emas fisik akan menjadi pendorong utama pasar emas sepanjang tahun ini.

Sepanjang tahun berjalan, harga emas telah melonjak hampir 23%, melanjutkan reli kuat setelah naik 64% pada 2025. 

Baca Juga: Profit 45.04% Setahun, Cek Harga Emas Antam Hari Ini (9 Oktober 2025)

Kenaikan tersebut didorong oleh pembelian agresif bank sentral, arus masuk besar ke dana yang diperdagangkan di bursa (ETF), serta ekspektasi kebijakan moneter AS yang lebih longgar.

Dari sisi pasokan fisik, arus emas masuk dan keluar dari pusat perdagangan emas batangan Dubai diperkirakan akan sangat terbatas dalam beberapa hari ke depan. 

Pembatasan ini terjadi setelah sejumlah maskapai membatalkan penerbangan akibat aksi pemogokan, menurut sumber industri logam.

Pelaku pasar juga mencermati rilis data ekonomi AS pekan ini, termasuk laporan ketenagakerjaan ADP, klaim pengangguran mingguan, serta data penggajian non-pertanian.

Baca Juga: Profit 40,06% Setahun, Harga Emas Antam Hari Ini Terbang Tinggi (24 September 2025)

Sementara itu, pergerakan logam mulia lainnya cenderung melemah. Harga perak spot turun tajam 5,7% menjadi US$88,46 per ons setelah menyentuh level tertinggi sejak 30 Januari. 

Harga platinum spot merosot 2,7% ke US$2.300,50 per ons, sedangkan paladium turun 0,9% menjadi US$1.770,66 per ons.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Procurement Strategies for Competitive Advantage (PSCA) AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026

[X]
×