kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,15%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Harga Emas Melonjak Karena Meningkatnya Taruhan Penurunan Suku Bunga


Selasa, 05 Maret 2024 / 08:18 WIB
Harga Emas Melonjak Karena Meningkatnya Taruhan Penurunan Suku Bunga
ILUSTRASI. Selasa (5/3) pukul 8.10 WIB, harga emas di pasar spot naik tipis 0,07% ke US$ 2.115,98 per ons troi.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas mencapai level tertinggi dalam tiga bulan, didorong oleh meningkatnya spekulasi penurunan suku bunga pada bulan Juni oleh Federal Reserve AS.

Selasa (5/3) pukul 8.10 WIB, harga emas di pasar spot naik tipis 0,07% ke US$ 2.115,98 per ons troi. Ini adalah level tertinggi harga emas jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan. Harga emas spot kemarin melonjak 1,51%. Sementara level tertinggi harga emas sepanjang masa, termasuk pergerakan intraday berada di di US$ 2.135,40 pada 4 Desember 2023 lalu.

Sementara harga emas kontrak April 2024 turun 0,14% ke US$ 2.123,30 per ons troi. Harga emas berjangka Amerika Serikat (AS) kemarin menguat 1,5% ke US$ 2.126,3 per ons troi.

Emas melonjak sekitar US$ 50 selama minggu lalu, didorong oleh belanja manufaktur dan konstruksi AS yang lemah, dan tekanan harga yang lebih lemah.

Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago mengatakan, emas dapat dengan mudah melampaui rekor tertingginya.

Baca Juga: Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Hari Ini, Selasa (5/3/2024) Turun Tipis

"(Ketua Fed Jerome) Powell berbicara dua kali minggu ini dan dia mungkin akan bersikap sedikit lebih dovish... kita bisa melihat data ketenagakerjaan (AS) tidak ada pada hari Jumat, semua faktor yang akan membantu emas," kata Streible kepada Reuters.

Pasar memperkirakan peluang 66% penurunan suku bunga Fed pada bulan Juni, menurut CME Fed Watch Tool. “Jika angka inflasi tetap terkendali, tren emas akan terus meningkat,” kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.

Emas tertekan ketika suku bunga AS yang tinggi untuk mengendalikan inflasi meningkatkan imbal hasil aset pesaing seperti obligasi dan meningkatkan nilai dolar. Kondisi ini membuat logam tersebut lebih mahal untuk dibeli dengan mata uang asing.

“Meningkatnya ketegangan geopolitik di seluruh dunia telah mengurangi minat short-selling, yang pada dasarnya memperkuat kredibilitas buy-on-dips emas saat ini,” tulis Ole Hansen, kepala strategi komoditas Saxo Bank.

Patokan harga emas London mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar US$ 2.098,05 per ons troi pada lelang sore hari Senin. Harga ini melampaui rekor sebelumnya US$ 2.078,40 yang dicatat pada 28 Desember, menurut London Bullion Market Association.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP) Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet

[X]
×