kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.965   -48,00   -0,27%
  • IDX 5.848   103,40   1,80%
  • KOMPAS100 760   15,79   2,12%
  • LQ45 577   11,46   2,03%
  • ISSI 203   3,31   1,66%
  • IDX30 327   6,08   1,90%
  • IDXHIDIV20 402   7,51   1,90%
  • IDX80 86   1,74   2,05%
  • IDXV30 109   1,93   1,79%
  • IDXQ30 105   1,96   1,90%

Harga Emas Masih Meroket, Bagaimana Strategi Investasinya?


Selasa, 30 September 2025 / 16:23 WIB
Harga Emas Masih Meroket, Bagaimana Strategi Investasinya?
ILUSTRASI. Karyawan menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Logam Mulia ANTAM kompleks DP Mall, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (4/9/2025). Harga logam mulia melanjutkan penguatannya. Baik emas dunia maupun emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sama-sama mencetak rekor lagi pada Selasa (30/9/2025). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/nz


Penulis: Chelsea Anastasia | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga logam mulia melanjutkan penguatannya. Baik emas dunia maupun emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sama-sama mencetak rekor lagi pada Selasa (30/9/2025).

Melansir Bloomberg, pada Selasa (30/9/2025) pukul 16.05 WIB, harga emas spot turun 0,37% ke posisi US$ 3.819,8 per ons troi. Namun, pagi tadi, harga emas sempat menyentuh level US$ 3.849,46 per ons troi.

Sementara itu, berdasarkan situs Logam Mulia, harga emas Antam kembali naik Rp 12.000 menjadi Rp 2.234.000 per gram dengan harga buyback di level Rp 2.081.000 per gram.

Baca Juga: Cuma Kuasai 30% Stok, Aneka Tambang (ANTM) Beberkan Penyebab Emas Batangan Langka

Analis mata uang dan komoditas Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, prospek harga emas masih akan terus melaju ke depan. Perekonomian global dan gejolak geopolitik akan menjadi faktor seberapa cepat harga emas akan merangkak naik.

“Sentimen dan kepercayaan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menentukan laju diversifikasi dari dolar AS ke emas,” imbuhnya kepada Kontan, Selasa (30/9/2025).

Kondisi tersebut akan terus mendukung harga emas naik hingga sangat tinggi. Mengingat, emas merupakan komoditas unik yang permintaan dan pasokannya selalu sangat seimbang. Bagi investor yang sudah memiliki emas, Lukman menganjurkan untuk menahan (hold) posisi.

Sementara itu, investor yang belum memiliki barang bisa bersabar dan mengakumulasi pembelian secara bertahap dengan strategi dollar cost averaging (DCA).

“Dalam arti, membeli emas secara bertahap dalam beberapa level harga, baik ketika terkoreksi maupun saat masih naik,” tandas Lukman.

Baca Juga: Harga Emas Pecah Rekor, Nilai Cadangan Emas AS Tembus US$ 1 triliun

Dengan laju kenaikan secepat ini, Lukman memprediksi harga emas global akan mencapai US$ 4.000–US$ 4.200 per ons troi pada akhir tahun ini.

Sedangkan dengan asumsi kurs saat ini, ia menaksir harga emas Antam akan berkisar di Rp 2.400.000–Rp 2.500.000 per gram.

Dalam jangka panjang, menurut Lukman, tak mengagetkan apabila harga emas dunia menembus US$ 5.000 per ons troi. Adapun emas Antam bisa mencapai Rp 2.900.000 per gram dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×