kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Harga emas masih melesat seiring konflik Timur Tengah dan nuklir Jepang


Jumat, 18 Maret 2011 / 14:15 WIB
Pelanggan melakukan pengisian token listrik di Rumah Susun Pejompongan, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2020). PT PLN (Persero) siap melaksanakan kebijakan pemerintah terkait pembebasan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA). 


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Sudah tiga hari terakhir, kontrak harga minyak mengalami kenaikan seiring konflik yang terjadi di Timur Tengah dan krisis nuklir Jepang.

Pada pukul 11.30 waktu Singapura, kontrak harga emas untuk pengantaran cepat naik 0,6% menjadi US$ 1.412,66 per troy ounce. Sedangkan kontrak harga minyak untuk pengantaran April naik 0,6% menjadi US$ 1.412,80 per troy ounce.

"Investor terpaku pada pembangunan di Jepang dan Timur Tengah. Harga emas menunjukkan kenaikan mengikuti lonjakan di pasar saham," jelas Bae Jung Seok, trader Eugene Investment & Securities Co.

Seperti yang diketahui, mayoritas saham di bursa Asia ditransaksikan naik. Kenaikan dipimpin oleh bursa saham Jepang karena tingkat kecemasan investor akan penyebaran radiasi nuklir mulai mereda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×