kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Harga emas diproyeksikan tetap bullish meski rawan koreksi


Selasa, 14 April 2020 / 12:55 WIB
ILUSTRASI. Harga emas dunia kembali turun: Proses pembuatan emas batangan di Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian(UBPP) Logam Mulia (LM) PT. Antam Tbk (ANTM), Pulogadung, Jakarta Timur, Jumat (11/6). H


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Noverius Laoli

Berbeda dengan Sutopo, analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf justru optimistis tren bullish emas masih akan berlanjut. Sekali pun terjadi penurunan, Alwi menyebutnya hanya sebatas koreksi teknikal.

“Kebijakan moneter longgar yang diterapkan bank sentral dunia hingga suramnya prospek ekonomi karena terimbas pandemi corona masih mendukung sentimen emas sejauh ini,” kata Alwi.

Baca Juga: Harga emas 24 karat Antam hari ini turun Rp 4.000 per gram, Selasa 14 April 2020

Alwi menambahkan, kilau emas baru akan memudar ketika krisis akibat pandemi sudah berakhir. Hal ini dikarenakan investor akan kembali memburu aset berisiko di pasar.

Sementara terkait level resistance berikutnya, Alwi melihat emas spot saat ini akan menguji level resistance di area US$ 1.760 per ons troi.

Baca Juga: Hari ini, harga emas Antam turun Rp 4.000 ke Rp 948.000 per gram

Untuk akhir tahun, Alwi memproyeksikan emas dunia akan bergerak di rentang US$ 1.560 - US$ 1.760 dengan kecenderungan flat seiring perkiraan meredanya pandemi corona.

Sedangkan Sutopo memperkirakan emas dunia akan berada di rentang US$ 1.600 - US$ 1.725 per ons troi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×