kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Harga emas dibayangi aksi profit taking


Minggu, 18 Februari 2018 / 20:54 WIB
Harga emas dibayangi aksi profit taking
ILUSTRASI. PRODUK EMAS HELLO KITTY ANTAM


Reporter: RR Putri Werdiningsih | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Meski berhasil ditutup menguat pada perdagangan akhir pekan kemarin, pergerakan harga emas tetap dibayangi potensi koreksi. Kenaikan yang sudah terlalu tinggi dipekirakan berpeluang memicu terjadinya aksi ambil untung. Apalagi beberapa indikator teknikal sudah memberi sinyal pelemahan.

Deddy Yusuf Siregar, Analis PT Asia Tradepoint Futures memperkirakan pada Senin (19/2) akan terjadi aksi ambil untung. Menurutnya posisi indikator stochastic yang berada di level 47 menunjukkan potensi pelemahan. Hanya saja beberapa indikator lainnya masih memberi sinyal penguatan. Harga berada diatas indikator moving average (MA) 50, MA 100 dan MA 200. Indikator relative strength index (RSI) di level 61. Indikator moving average convergence divergence (MACD) masih bergulir diarea positif.

“Kemungkinan untuk Senin (19/2) areanya US$ 1.330,00 – US$ 1.362,00 per ons troi dan sepekan US$ 1.306,00 – US$ 1.365,88 per ons troi,” terangnya.

Namun menurut Deddy koreksi tersebut tidak akan berlangsung lama. Pelemahan ini hanya merupakan fase konsolidasi setelah penguatan yang cukup signifikan. Harga masih akan kembali naik karena emas masih berada dalam trend bulllish.

Begitu juga dengan Alwi Asegaff, Analis PT Global Kapital Investama Berjangka. Menurutnya karena harga sudah menguat cukup tinggi kemungkinan akan terjadi aksi profit taking pada Senin (19/2) dengan rentang US$ 1.343 0- US$ 1.365 per ons troi. Kemudian sepekan setelahnya berpotensi lanjut menguat padda area US$ 1.335 – US$ 1.375 per ons troi.

“Secara fundamental The Fed masih minim katalis dan data ekonomi AS juga cukup bervasiatif,” imbuhnya.

Asal tahu saja, mengutip Bloomberg pada penutupan perdagangan Jumat (16/2) harga emas kontrak pengiriman April 2018 di Commodity Exchange tercatat menguat 0,07% ke level US$ 1.356,20 per ons troi dari hari sebelumnya. Sedangkan jika dibandingkan sepekan sebelumnya harga telah menguat hingga 3,08%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×